Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Komentar Pedas Mendagri soal Cekcok Wabup dan Bupati Tolitoli

“Saya belum tau persoalannya. Kalau hanya melihat video rekaman, tentu saya sangat menyesalkan kejadian itu terjdi. Mustinya semua pihak bisa mengendalikan diri dan tidak terbawa emosi. Harusnya mereka malu dengan masyarakat Tolitoli. Dan juga malu pada seluruh ASN. Karena mereka adalah pemimpin di Tolitoli yang seharusnya jadi panutan dan contoh dalam kehidupannya. Thanks,”jawab Longki kepada Palu Ekspres.

Pantauan Palu Ekspres, awal terjadinya insiden saat Bupati Tolitoli Saleh Bantilan menyampaikan sambutannya di hadapan puluhan pejabat yang di ambil sumpahnya, saat itu juga wakil Bupati Abdul Rahman Hi Budding, yang datang memasuki ruangan pelantikan, secara spontan Wakil Bupati langsung menendang meja yang ditemapti Bupati, dan berteriak.

“Hentikan pekantikan, kenapa saya selaku wakil bupati tidak diberitahu kalau ada pelantikan, bentaknya. Ia terus ngamuk dan nyaris memukul bupati, namun sejumlah pejabat melerai.

Bupati yang saat itu langsung menghentikan sambutannya, dan mengatakan nanti pelantikan ini tetap di lanjutkan.

“Saya ini bupati, pelantikan ini tetap sah,” jawab Bupati di hadapan pejabat yang DI lantik. Namun Wakil Bupati terus mencak mencak dan mengatakan.”selama dua tahun kepemimpinan pihaknya yang mengetahui Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang ada di Daerah, Bpk (Bupati) hanya sering keluar daerah,” kataknya dengan suara lantang.

Suasana pelantikan yang awalnya kondusif berubah menjadi kacau dan bupati langsung menutup acara pelantikan.

(mdi/Palu Ekspres)