PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Moh. Faizal Mang, MM meresmikan pembangunan Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu yang ditandai dengan peletakan batu pertama, sekaligus menyumbangkan 100 zak semen kepihak panitia, bertempat di Jl. Tanderante No. 20 Palu, Rabu, 14 Maret 2018.
“Hari ini, saya merasa bahagia dapat berkumpul dengan saudara-saudara sekalian, yang terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan pendidikan agama bagi generasi Islam di daerah ini, dengan membangun sarana prasarana pendidikan agama Islam, yang hari ini ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai awal di mulainya pembangunan Gedung Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu, dalam rangka membangun generasi bangsa yang cerdas, berkualitas, berilmu dan bertakwa kepada Allah SWT,” ujar Faizal Mang.
Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan swasta, ungkap Mang, terlihat semakin besar. Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan agama menjadi prioritas utama dan tanggungjawab bersama, sebab, pendidikan agama bukan hanya berfungsi sebagai transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi, namun lebih dari itu, dapat berfungsi sebagai proses integrasi sosial dengan masyarakat.
Selain itu, juga sebagai pembinaan akhlaqul karimah yang tersosialisasi melalui fungsi pendidikan agama, agar anak-anak kita bisa mandiri dalam suasana terjadinya keselarasan hubungan antara hubungan fertikal kepada Allah SWT, dan hubungan horizontal kepada sesama makhluk (Habluminallah Wahabluminannas).
Oleh karena itu, dengan dibangunnya Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu, ilmu pengetahuan khususnya Agama Islam, diharapkan mampu membentuk pribadi santri menjadi seorang ahli ilmu agama, serta mampu mengamalkan ajaran agama ditengah-tengah masyarakat.
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an, H. Aliasyadi, LC, MA mengakui awal pembangunan Pondok Pesantren hanya berbekal do’a, selanjutnya Alm. Muhadi menyerahkan 1000 meter tanahnya untuk pembangunan, selanjutnya beberapa donatur menyumbangkan lahan, sehingga total lahan sudah mencapai 4000 meter.
(HUMAS)






