PALU EKSPRES, PALU – BKKBN Perwakilan Sulteng kembali menjaring remaja prestasi dalam program audisi duta generasi berencana (GenRe) tahun 2018. Tahun ini pesertanya lebih ramai dari sebelumnya karena berasal dari 12 kabupaten dan kota se Sulteng.
Audisi duta genRe dilakukan dengan dua jalur yakni jalur pendidikan dan masyarakat.
Audisi duta genRe tahun ini menurut Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma bukan hanya diikuti oleh peserta dari Kota Palu dan Donggala. Kali ini peserta asal kota Palu dan Donggala akan bersaing dengan sedikitnya 24 peserta dari kabupaten lain.
Untuk Palu dan Donggala sendiri audisi GemRe dimulai 24 Maret 2018 dengan tahap seleksi dan wawancara. Peserta dari dua daerah ini sebanyak 125 orang.
Dia menyebut audisi Duta GenRe merupakan langkah awal untuk menggali dan menemukan potensi dan bakat remaja, serta sebagai ajang untuk menunjukan pretasi yang pada gilirannya akan melahirkan calon-calon finalis Duta GenRe Tingkat Sulteng 2018.
“Audisi kali ini istimewa bagi remaja di Kota Palu, mengingat panitia dan dewan juri akan memilih 26 peserta yang akan maju sebagai finalis Duta Genre,”katanya.
Peserta asal Palu Donggala nantinya akan bersaing dengan 24 peserta lainnya dari 12 kabupaten. Mereka akan ditetapkan dalam 26 besar untuk bersaing pada pemilihan Duta GenRe Provinsi Sulteng Tahun 2018, yang direncanakan April mendatang.
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan BKKBN terhadap remaja di Sulteng, khususnya di Kota Palu. Karena sebut Abdullah, Kota Palu sudah dinobatkan sebagai salah satu kota layak pemuda di Indonesia bersama Kota Malang dan Kota Bandung.
“Indikatornya karena ada dukungan Perda tentang kepemudaan, ruang dan tempat berekspresi dan kreasi pemuda, tentu saja forum Genre Sulteng turut berkontribusi melalui berbagai kegiatan remaja di Sulteng dan salah satunya melalui pemilihan Duta Genre sebagai wadah untuk berekspresi dan meyalurkan kreatifitas remaja,”terangnya.
Dipenghujung, dia menyampaikan agar kegiatan itu bermanfaat, khusunya dalam menekan angka pernikahan dini dan memberi kontribusi bagi pembangunan daerah. Olehnya dia berharap pada peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan serius.
Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sosialisasi dan promosi program GenRe, khususnya PIK remaja sebagai wadah pelayanan informasi dan konseling. Maka, diperlukan figur, model, contoh, teladan dan motivator dikalangan remaja. Untuk itulah, dipandang perlu diadakan sosialisasi program GenRe melalui Duta GenRe.
(mdi/Palu Ekspres)






