Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Rumah Warga Nelayan Kasimbar Nyaris Roboh Akibat Abrasi

PALU EKSPRES, PARIGI – Empat unit rumah warga dusun trans nelayan Desa Kasimbar Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong, terancam roboh akibat abrasi pantai. Ical salah seorang warga nelayan di Desa Kasimbar mengatakan, kondisi tersebut sudah lama dialami oleh warga nelayan yang ada di Desa Kasimbar sehingga dirinya berharap kepada pemerintah daerah agar pembangunan tanggul abrasi segera dibangun.

Sebelumnya, kata Ical, pada tahun 2016 silam, di desa itu sudah ada pembangunan tanggul abrasi yang dibangun oleh pemerintah melalui dana dari Dinas PU Provinsi sepanjang kurang lebih 10 meter. Tetapi kata dia, pembangunan tanggul tersebut belum menjangkau hingga di lokasi rumah nelayan lainnya.

“Iya, kata pemborongnya itu bulan ini pembangunan tanggul itu akan diteruskan kurang lebih sepanjang 30 meter lagi,” kata Ical kepada Palu Ekspres, di kediamannya, Jumat (27/4).

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada warga sehingga warga nelayan yang ada, ketika tiba saat musim angin timur, semua warga itu gelisah hingga tidak bisa tidur karena air laut pasang dan gelombang sudah menghantam rumah mereka.

“Dampaknya itu kalau malam hari kami tidak bisa tidur, bagaimana mau tidur pak, ombaknya sudah sampai di bawah kolong rumah, jadi dari empat kepala kelurga (KK) ada 16 jiwa yang terancam akibat abrasi tersebut,” terang Ical.

Selain, tanggul abrasi yang mengancam pemukiman warga nelayan katanya, ada juga tanggul berada di belakang rumah, yaitu tanggul muara sungai Kasimbar, apabila air pasang sering meluap ke rumah warga akibat tanggulnya pendek dan tidak diplester.

“Jadi kalau air pasang meluap hingga ke dapur, sehingga ibu-ibu yang memasak sudah terganggu akibat luapan air,” ungkapnya.

Lanjut dia, tanggul muara sungai itu dibangun menggunakan anggaran alokasi dana desa, “Dan itu kami sudah laporkan ke pihak pemerintah desa setempat apakah ditambah ketinggian tanggulnya atau bagaimana yang penting hal ini kami sudah laporkan ke pemerintah desa,” ujarnya.

Ia berharap kepada pemerintah khususnya Dinas terkait agar menindaklanjuti pembangunan tanggul abrasi yang ada di wilayah trans nelayan Kasimbar agar warga bisa merasa nyaman.

(asw/Palu Ekspres)