Jumat, 15 Mei 2026

Ekspor Sulteng Maret 2018, Kontribusi Pertanian Hanya 0,17 Persen

PALU EKSPRES, PALU – Selama Maret 2018, ekspor Sulawesi Tengah masih didominasi oleh dua kelompok komoditas utama, yaitu kelompok komoditas besi dan baja serta kelompok bahan bakar mineral (Migas). Dua komoditas ini sebenarnya masuk dalam kelompok sektor pertambangan.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng G.A. Nasser, SE, MM menyebutkan kontribusi kelompok komoditas besi dan baja selama Bulan Maret 2018 senilai US$ 334,75 Juta atau 72,43 persen dari total ekspor Sulteng senilai US$475,96 Juta. Selanjutnya, kontribusi bahan bakar mineral (Migas) senilai US$ 130,38 Juta atau 27,39 persen. Sementara kontribusi komoditas pertanian relative sangat kecil, hanya 0,17 persen dari total ekspor Sulteng, atau angka pastinya hanya US$0,83 Juta.

Jika menggambarkan secara sederhana setelah dikonversi ke dalam rupiah, ekspor Sulteng dari sektor pertanian hanya Rp11.288.000.000 (Rp 11,28 Miliar) dengan asumsi US$1 adalah Rp13.600. Sedangkan total nilai ekspor Sulteng pada Bulan Maret 2018 mencapai US$ 475,96 Juta atau Rp 6.473.056.000.000 Rp6,47 Triliun.

Nilai ekspor Sulteng untuk tiga komoditas tersebut dibanding bulan sebelumnya kata Nasser, sektor Migas mengalami kenaikan sebesar 34,25 persen. Demikian pula industri pengolahan mengalami peningkatan sangat signifikan, yakni 74,52 persen. Sementara komoditi pertanian anjlok sebesar -10,75 persen.

Namun secara umum, nilai ekspor Sulawesi Tengah selama Maret 2018 adalah US$ 475,96 juta atau naik US$ 180,37 juta (61,02 persen) dibanding bulan sebelumnya. Angka ini merupakan ekspor langsung melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 472,54 juta dan provinsi lain senilai US$ 3,42 juta.

Selama Januari-Maret 2018, total nilai ekspor Sulawesi Tengah tercatat US$ 1.158,82 juta atau meningkat US$ 674,17 juta (139,10 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar US$ 484,65 juta. Sementara itu, ekspor melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 1.149,13 juta dan provinsi lain senilai US$ 9,69 juta.

Adapun negara tujuan ekspor paling utama selama Maret 2018 adalah Tiongkok, yakni mencapai US$ 260,64 juta atau 54,76 persen dari total nilai ekspor Sulawesi Tengah, diikuti Korea Selatan senilai US$ 71,03 juta (14,92 persen), Jepang senilai US$ 59,50 juta (12,50 persen), Amerika Serikat senilai US$ 33,95 juta (7,17 persen), Taiwan senilai US$ 17,46 juta (3,67 persen), dan Malaysia senilai US$ 13,68 juta (2,87 persen). Sementara itu, nilai ekspor ke negara tujuan lainnya masing-masing di bawah US$ 17,00 juta.

Sementara itu, keseluruhan transaksi ekspor Sulawesi Tengah senilai US$ 475,96 juta selama Maret 2018, difasilitasi melalui Pelabuhan Kolonodale senilai US$ 338,86 juta, Luwuk senilai US$ 117,12 juta, Banggai senilai US$ 13,25 juta, dan Pantoloan senilai US$ 3,31 juta.

Sedangkan ekspor melalui pelabuhan di provinsi lainnya tercatat US$ 3,42 juta masing-masing melalui Tanjung Perak, Jawa Timur, senilai US$ 1,40 juta, Tanjung Priok DKI Jakarta senilai US$ 1,38 juta, Tanjung Emas Jawa Tengah senilai US$ 0,40 juta, Ujung Pandang Sulawesi Selatan senilai US$ 0,14 juta, dan Soekarno Hatta, Banten, senilai US$ 0,01 juta. Hal ini berarti pelabuhan muat ekspor di Sulawesi Tengah berperan sebesar 99,28 persen.

Ekspor Sulawesi Tengah Menurut Sektor

Jenis Migas                                            Pertanian                                             Industri Pengolahan

Nilai Ekspor                    US$130,38 Juta                                    US$0,83 Juta                                             US$344,75 Juta
Perubahan M-to-M           34,25 Persen                                       -10,75 Persen                                                74,52 Persen
Perubahan Y-on-Y             32,11 Persen                                        -43,15 Persen                                               233,96 Persen

Sumber BPS Sulteng

(fit/Palu Ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan