oleh

Pengurus PKK Harus Kompeten Kerja Untuk Rakyat

SERAHKAN PLAKAT – Ketua TP PKK Sulteng, Hj Zalzulmida A Djanggola menyerahkan plakat kepada Plt Ketua Dekranasda Tolitoli Hj Diah Rahmatanti Abd Rahman, di Kantor PKK Sulteng di Jalan Tanjung Api Palu, Kamis, 12 Mei 2016. PALU, PE – Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng Hj Zalzulmida Aladin Djanggola  mengingatkan kepada

Ketua Tim PKK di seluruh daerah di Sulteng agar hati-hati dalam memilih Pengurus PKK di daerah masing-masing. Pengurus, kata dia, haruslah orang yang paham dan tahu tugas  di Kelompok Kerja yang ada di PKK. Mereka juga harus mau dengan sukarela bekerja mengembangkan tugas pokok dan fungsi organisasi tersebut. Sebab, kata dia, PKK adalah organisasi nirlaba yang semata-mata bekerja untuk masyarakat. Organisasi yang bertugas membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat seperti yang tertuang di dalam 10 program pokok PKK. Itu sebabnya pengurus harus dipilih berdasarkan kemampuan dan kemauan bekerja.

“Membentuk pengurus tidak hanya soal kedekatan, jangan mengangkat pengurus karena dia teman, apalagi karena dia tim sukses,” tandasnya. Sebab, Zalzulmida tidak ingin terjadi kevakuman PKK di daerah karena kesalahan memilih pengurus. “Jangan merusak PKK,” tegasnya. Pernyataan itu disampaikan Zalzulmida saat memberi sambutan dan pengarahan seusai  melantik dan mengambil sumpah Ketua TP PKK Tolitoli, Hj Diah Rahmatanti Abd Rahman, di Kantor PKK Sulteng di Jalan Tanjung Api Palu, Kamis, 12 Mei 2016.

“Karena banyak yang berpikir kalau jadi pengurus PKK itu pergi-pergi (jalan-jalan,red)  dengan ibu bupati. Ibu PKK itu bukan pergi-pergi,” tandasnya. Zalzulmida yang telah memasuki periode ke-4 sebagai Ketua TP PKK di Sulteng itu mengingatkan, ketua harus berpegang pada pedoman umum dan hasil rakernas PKK. Serta melaksanakan kerja sesuai tupoksinya.Dia juga menjelaskan bahwa ada tugas-tugas dalam kelompok kerja (Pokja) di PKK yang harus dikuasai oleh pengurusnya.

“Kini ditambah lagi tugas lain yaitu sosialisasi undang-undang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan PAUD diluar 10 program pokok PKK itu,” ujar Ibu yang juga Ketua Komisi IV DPRD Sulteng ini. Maka, katanya lagi, jangan asal merekrut pengurus. “Tidak perlu banyak (orang), yang penting hatinya di situ (PKK)”. Kepada Bupati selaku pembina PKK di daerah, Zalzulmida menitip pesan agar dapat memberi perhatian serta dukungan moral dan pembiayaan untuk melancarkan tugas PKK setempat. Selain sebagai Ketua TP PKK, Hj Diah Rahmatanti juga dilantik sebagai ketua Dekranasda Tolitoli. Zalzulmida meminta agar Hj Diah dan pengurus Dekranasda Tolitoli memperhatikan hasil kerajinan tangan para pengrajin lokal.

“Para pengrajin harus diperhatikan karyanya sebagai hasil budaya yang memiliki ciri khas. Juga bagaimana meningkatkan taraf hidup pengrajin yang rata-rata berasal dari ekonomi lemah itu,” imbau Zalzulmida. Dekranasda Tolitoli diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pengrajin setempat. Mengingat pentingnya kehadiran Dekranasda, Hj Diah diminta untuk berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera membentuk kepengurusan di Tolitoli. (aaa)

News Feed