Jumat, 15 Mei 2026
Agama  

Tujuh Perkara Manusia Tidak Diciptakan Semuanya Beriman

Oleh: Sumiaty, S. Makka, SPd
(Wakil Ketua PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulteng)

Dalam suatu kesempatan, ada jamaah yang bertanya, bahwa Allah kan Maha Kuasa. Kondisi di dunia banyak manusia tidak taat/tidak beriman, mengapa tidak Allah menciptakan semua manusia beriman? Dilansir dari website Sang Pencerah, Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc Pembina rubrik Tanya Jawab, mengatakan setidaknya ada 7 hal mengenai hal tersebut.

1. Sebelum manusia dilahirkan, manusia oleh Allah telah diberi fitrah untuk beriman kepada Allah. Manusia disumpah agar menyembah hanya kepada Allah. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?”

Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” (QS. Al-A’raf: 171).

2. Kemudian manusia diberi dua pilihan, baik atau buruk. “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.” (al-Balad : 10).

3. Allah memberikan sifat akal pikiran kepada manusia. Selain itu, manusia diberi sifat memilih. Dengan akal ini, manusia akan menentukan jalan mana yang ia pilih. “Dan katakanlah: Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu, maka barangsiapa yang ingin (beriman) maka hendaklah ia beriman dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. (Q.S. Al-Kahfi: 29)

4. Pilihan jalan yang baik atau buruk, keduanya punya konsekwensi. Bahwa jika ia berjalan/beramal sesuai dengan perintah/aturan Allah, maka dengan rahmatNya, Allah akan memasukkannya ke dalam surga. Sebaliknya jika ia tidak menuruti aturan-Nya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka sesuai dengan kehendak-Nya Yang Maha Mutlak .
“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga onta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka).

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zhalim. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang shalih, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. (QS. al-A’raf: 40-42].

5. Jadi, salah satu hikmah mengapa Allah tidak menciptakan manusia semuanya beriman adalah agar manusia memilih sendiri. Manusia yang menentukan sendiri pilahannya dan dia akan mempertanggungjawabkan atas pilihannya itu.

6. Barangkali karena sikap “memilih” inilah yang menjadi kelebihan manusia sesuai dengan tugasnya di muka bumi, yaitu untuk membangun peradaban (menjadi khalifah). Jika manusia tidak diberi kekuasaan memilih, manusia menjadi seperti malaikat yang “tidak kreatif”.
Jika demikian, tentu tidak sesuai dengan fungsi manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi.

7. Manusia beriman dan kufur itu bukan maslahat bagi Allah. Jika seluruh manusia beriman, sama sekali tidak mengurangi kemahabesaran Allah. Jika seluruh manusia kufur, pun tidak mengurangi ke-Maha Kuasa-an Allah. Ingat, Allah tidak membutuhkan manusia, tapi manusia lah yang selalu membutuhkan Allah. “Jika kamu berbuat baik, kebaikan itu bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” QS. Al Isra: 7. Wallahu A’lam.

(***)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan