PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) meresmikan peluncuran project Moringa. Sebuah sistem pemberdayaan potensi lokal yang diprakarsai Wahana Visi Indonesia (WVI).
Gubernur Sulteng H Longki Djanggola diwakili Assisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Bunga Elim Somba untuk meresmikannya, Rabu 30 Mei 2018 di Hotel Santika Palu. Elim Somba menyatakan sebagai organisasi swasta yang aktif di bidang kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan, WVI telah banyak berkontribusi bagi pendampingan.
Sejak tahun 1997 WVI sudah masuk ke Sulteng dan terlahir menggulirkan program project moringa. Sebuah terobosan yang diharapvdapat berefek penguatan ekonomi dan kesejahteraan.
Elim Somba menambahkan, program dimaksud dapat sukses dan terimplementasi di lapangan. Shingga semua pihak yang sudah ber-MoU agar menghadiri komitmen dan bersinergi dengan baik dalam melaksanakan butir-butir MoU-nya. Lalu mensosialisasikan kepada petani dan mitra kerja untuk menjelaskan tentang apa dan bagaimana project itu bekerja.
sehingga baik subyek maupun obyek dari project dapat menterjemahkan dan melakukan tiap step yang telah di-design guna membuat lingkungan bisnis yang menguntungkan, dan bisa mensinkronisasi kemitraan hirarkis di tiap tingkat wilayah dalam mendukung keberhasilan program pajala khususnya jagung.
Project dimaksud menurut gubernur sangat sesuai dengan potensi unggulan daerah yang dimiliki Sulawesi Tengah, yang bertumpu pada kekayaan hasil-hasil pertanian dan petani adalah juga profesi yang paling banyak ditekuni masyarakatnya, sehingga tepat sasaran, jika yang di tuju untuk ditingkatkan pengetahuan dan pendapatannya oleh wahana visi indonesia, yaitu para petani Sulawesi Tengah
“Selaku pribadi dan atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas Project Moringa yang saudara-saudara dari Wahana Visi Indonesia gulirkan di daerah ini, Oleh karenanya, besar harapan saya, semoga project ini dapat diterima dan dijalankan secara sinkron oleh para pihak yang sudah ber-mou atau berkomitmen melaksanakan-nya supaya target-target yang di-inginkan dapat tercapai sesuai kenyataan,” pungkas gubernur.
Sementara itu, Direktur Operasional Wahana Visi Indonesia, Irene Marbun menyatakan, Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah yayasan sosial kemanusiaan Kristen yang bekerja membuat perubahan yang berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.
WVI mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat yang paling rentang tanpa membedakan agama, ras, etnis dan jenis kelamin.
Terdapat empat program utama WVI yakni Kesehatan melalui peningkatan kualitas kesehatan anak Indonesia, Ekonomi melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga untuk kualitas hidup anak lebih baik, Perlindungan anak melalui upaya agar hak anak terpenuhi dan menurunkan tingkat kekerasan pada anak dan Pendidikan yakni anak mendapat pendidikan yang berkualitas.
(humas/Palu Ekspres)






