Minggu, 5 April 2026
Palu  

SDN Poboya Juara 2 DKMG Nasional, Tampilkan Project “Sarabba’s Style”

PALU EKSPRES, PALU – Empat orang siswa perwakilan SD Negeri Poboya berhasil meraih juara kedua pada ajang lomba Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG) tingkat nasional, yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis 28 Juni 2018. DKMG merupakan event rutin tahunan yang diselenggarakan oleh salah satu produsen pangan terkenal di dunia, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Event tersebut diikuti sepuluh sekolah finalis dari seluruh Indonesia. SDN Poboya menjadi perwakilan Region Sulawesi, setelah berhasil menjadi yang terbaik pada tingkat Regional. Pada event DKMG tahun ini, para siswa menampilkan presentase project “Sarabba’s Style: Implementasi games edukatif dan minuman sehat tradisional Palu demi mencapai 10 tanda anak bergizi baik.”

Kepala SDN Poboya, Dadang, mengaku bangga dan tidak menyangka peserta didiknya berhasil mendapatkan prestasi tersebut. Secara khusus ia berterima kasih kepada Pemkot Palu yang memberikan perhatian dan dukungan terbaik, kepada SDN Poboya dalam mengikuti ajang tesebut.

“Alhamdulillah anak-anak kami bisa bersaing dan tampil di kancah nasional. Dan Alhamdulillah pemerintah memberikan respon yang sangat positif, Kepala Dinas Pendidikan juga datang langsung memberikan dukungan,” kata Dadang, saat dihubungi, Jumat 29 Juni 2018.

Ia berharap, dengan prestasi tersebut dapat meningkatkan perhatian pemerintah kepada sekolah yang dipimpinnya, yang nantinya dapat meningkatkan kualitas sekolah tersebut.
“Semoga stakeholder lainnya juga dapat mendukung kami, menuju sekolah unggul yang ramah anak dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Pada lomba DKMG tingkat nasional 2018, peserta perwakilan SDN Poboya mempresentasikan project Sarabba’s Style yang ditampilkan dalam bentuk permainan edukatif. Presentasi tersebut menurut Dadang, berhasil mencuri perhatian para dewan juri yang terdiri dari perwakilan Kemendikbud RI, Kedokteran dan pihak penyelenggara.

Sebelumnya, Dadang menambahkan, para peserta dari SDN Poboya juga mendapatkan nilai terbaik pada penilaian bidang kesenian. Pada kesempatan tersebut, para murid SDN Poboya menampilkan pidato dan yel-yel kreatif.

“Akhirnya, dengan penampilan anak-anak yang sangat percaya diri, kita mendapat nilai terbaik saat presentasi,” ujar Dadang.

Dua bidang penilaian tersebut, jelas Dadang, merupakan 40 persen dari total penilaian keseluruhan. bagian terbesar ada pada penilaian pengerjaan pelaksanaan project selama empat bulan. Dari total keseluruhan penilaian, SDN Poboya berhasil menempati peringkat kedua.

(abr/Palu Ekspres)