Selasa, 28 April 2026
Palu  

Limbah PLTU Palu Dikelola Jadi Batu Bata Ringan

PALU EKSPRES, PALU– Penanganan limbah debu hasil pembakaran batu bara di PLTU Palu terus diupayakan. Kali ini limbah dengan istilah bottom ash itu akan dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan bata ringan dan box culvert atau beton pra cetak untuk bahan pembangunan drainase.

Sebelumnya, salahsatu upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan mengirimkan ribuan ton bottom ash ke industri semen tonasa di Sulawesi Selatan.

Terkait dengan solusi pemanfaatan limbah menjadi batako ringan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palu, Deny Taufan mengungkap saat ini sudah ada investor asal Makassar, Sulawesi Selatan yang bersedia untuk itu.

Investor, sebut Deny sebagaimana rencana, nantinya akan memproduksi bata ringan hingga cetakan box culvert dalam jumlah besar.

“Karena memang disebut sebut bahan limbah debu batubara ini lebih kuat jika dijadikan batako ringan dan box culvert,”jelas Deny Taufan, Kamis 26 Juli 2018.

Sedangkan untuk penjualan hasil produksi,  Pemkot bersama investor nantinya akan merancang sebuah pola agar bisa dimanfaatkan oleh developer pengembang perumahan BTN yang ada di Kota Palu.

Ditambahkan Deny, penanganan limbah maupun dampak lain dari kegiatan PLTU dilakukan sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Terdapat 14 poin dalam rekomendasi yang harus dilakukan PLTU dalam kegiatannya agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan.

“Sejauh ini tujuh dari empat belas isi rekomendasi itu yang sudah sementara berjalan,”pungkasnya
.
(mdi/palu ekpssres).

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777