PALU EKSPRES, PALU- Kabupaten Tojo Una Una menjadi peringkat pertama realisasi keuangan per 31 Juli 2018, yakni sebesar 42 .00%, sementara realisasi keuangan Kota Palu yang terendah se Sulteng.
Hal itu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) realisasi keuangan yang dilakukan Kemendagri pada masing masing Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota secara nasional.
Demikian disampaikan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulteng, Sisiliandi . S.STP. M.Si selaku Sekretaris Tepra pada rapat Tepra Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Per 31 Juli 2018, yang dipimpin Gubernur Longki, Kamis (16/8/2019) di ruang Polibu kantor Gubernur.
Menurut Sisliandi, hasil Monev yang disampaikan Kemendagri tersebut, menyebutkan bahwa realisasi keuangan Provinsi Sulteng berada di peringkat 4 secara nasional karena capaian realisasi keuangan provinsi ini sebesar 46,84 persen atau terjadi progress kenaikan realisasi per bulan Juni sebesar 11,72 persen. Sedangkan realisasi fisik sudah mencapai 51,08 persen.
Sementara itu, Gubernur Longki menyampaikan bahwa kepatuhan kabupaten/kota untuk melaporkan realisasi anggarannya sangat mempengaruhi laporan keuangan Provinsi Sulawesi Tengah. Sehingga, Gubernur meminta agar dibuatkan surat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar dapat patuh dan taat untuk melaporkan realisasi keuangannya. Karena melihat laporan realisasi keuangan secara nasional, datanya mungkin berbeda dengan kondisi yang sebenarnya.
“Sehingga perlu penegasan kepada kabupaten/kota agar benar benar patuh dan taat melaporkan realisasi keuangannya,” pinta Gubernur.
(humas)






