PALU EKSPRES, PARIGI – Terkait kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari terakhir di dua stasiun pengisian bahan bakar Umum (SPBU) di wilayah Parigi yakni, SPBU Kampal dan Pombalowo itu disebabkan jadwal buka tutup jalan di jalur Kebun Kopi.
Hal itu diungkapkan Mahdi Syafar, Sales Eksekutif Pertamina Sulawesi saat dikonfirmasi melalui via telfon, Jumat (24/8/2018). Dia mengakui kalau pihaknya mengalami kesulitan ketika melakukan pengiriman karena harus melalui jalur kebun kopi. Kemudian setiap hari pihaknya mengirim BBM itu kurang lebih tiga hingga empat mobil tangki dan harus ikut antrian bersama kendaraan lain di jalur tersebut.
“Jadi pengiriman kita setiap hari itu kurang lebih tiga sampai empat mobil tangki dan harus ikut antrian bersama kendaraan lain,” ujarnya. Menurutnya, pengiriman BBM itu dilakukan setiap hari di waktu pagi, dan tiba ditempat tujuan itu pada siang hari. Setelah itu, mobil tangki tersebut harus balik lagi ke Donggala untuk kembali melakukan pengisian BBM.
“BBM itu dikirim di pagi hari dan itu baru bisa tiba di SPBU Parigi setelah pukul 12.00 siang, setelah itu mobilnya balik lagi dan tiba di Donggala pada malam hari,” ungkapnya. Menyikapi hal itu, kata dia, akan dikoordinasikan dengan pihak SPBU karena persoalan ini adalah menyangkut kebutuhan masyarakat, dan jangan sampai terjadi keterlambatan di masyarakat.
Terkait hal ini juga kata dia, dari Dinas PU sepertinya belum bisa memberikan tindakan spesial kepada kendaraan-kendaraan Pertamina. “Jadi kondisi jalan ini sehingga, menyulitkan kami dalam melakukan pengiriman BBM setiap hari dari Donggala ke Parigi,”terangnya.
Selain itu kata Mahdi, sebenarnya SPBU yang ada di Parigi ini bisa melakukan pengambilan BBM dari Kabupaten Poso, tetapi normalnya itu adalah dari TBBM Donggala. Sehubungan dengan pengambilan BBM di Donggala juga otomatis permasalahannnya sama walaupun jarak tempuhnya tidak terlalu jauh akan tetapi disebabkan buka tutupnya jalan di jalur kebun kopi. Sehingga, untuk mengantisipasi kelangkaan pihaknya harus mengirim BBM ke SPBU Parigi itu dalam jumlah yang banyak.
Dengan adanya sistem buka tutup jalan di jalur kebun kopi, kata Mahdi, sehingga pihaknya melakukan pengiriman tersebut dalam jumlah besar.”Satu hari pengiriman ke sana itu dalam jumlah besar kurang lebih 24 hingga 32 KL setiap hari dan itu sifatnya normal,”ungkapnya.
(asw/palu ekspres)






