Selasa, 11 Agustus 2026

Ikan Sebagai Protein Pengganti Daging

KUNJUNGI KJA – Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Hasanuddin Atjo, saat mengunjungi keramba jaring apung (KJA) budidaya bandeng, di Pelabuhan Perikanan Donggala, beberapa hari lalu. (DOK)

PALU, PE – Mahalnya harga jual daging sapi saat ini, dipandang akibat dari belum adanya subtitusi atau sumber protein lain sebagai penggantinya di tengah masyarakat. Maka dari itu, kenaikan harga daging di pasaran, selalu menjadi perhatian serius pemerintah.

“Maka dari itu, perlu ada sumber protein selain daging. Jika seperti ini, maka saya yakin, harga daging tidak lagi menjadi sumber masalah,” kata Rhenald Kasali, guru besar Universitas Indonesia, yang juga pendiri Yayasan Rumah Perubahan, saat memberikan pemaparan motivasi pada kegiatan Bimtek peningkatan Kapasitas ASN, beberapa hari lalu.

Rhenald menilai, ikan dan udang merupakan solusi paling pas sebagai subtitusi sumber protein daging. Saat ini katanya, tren ke arah itu sudah mulai ada. Menurut Rhenald, wilayah Sulteng sangat berpotensi sebagai daerah yang paling diuntungkan, jika nantinya masyarakat benar-benar menjadikan ikan sebagai pengganti daging sebagai sumber protein.

“Sebab di daerah ini sudah ada inovasi budidaya yang hebat, seperti Supra Intensif dan budidaya bandeng di air laut, dengan memanfaatkan space yang ada di Pantai atau Pelabuhan perikanan,” jelas Rhenald. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng, Hasanuddin Atjo, menegaskan upaya mengalihkan konsumsi daging ke ikan, butuh proses dan pendekatan yang tidak singkat. Hal ini menurutnya, menyangkut perilaku dan kebiasaan masyarakat yang telah berlangsung sejak lama, sehingga untuk mengubahnya harus dilakukan dengan berbagai pendekatan dan inovasi.

“Ini terkait rasa dan kebiasaan, bagi masyarakat pesisir, sudah lama tidak lagi menjadikan daging sebagai sumber utama protein, namun sebaliknya dengan masyarakat perkotaan. Perlu pendekatan dan upaya, serta inovasi, terutama bagaimana mengolah ikan,” kata Hasanuddin.

Dijelaskan oleh Hasanuddin, apa yang dingkapkan oleh Rhenald Kasali telah menjadi program di Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, bersama beberapa pihak. Salah satunya dengan Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita. Bahkan, di Sulteng telah terbentuk Forikan yang dipimpin langsung oleh Hj. Zalzulmida Djanggola. Salah satu programnya, adalah mengajak dan memotivasi masyarakat untuk lebih gemar makan ikan, karena sehat dan mencerdaskan. (mg01)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization