Minggu, 26 April 2026
Palu  

Hotel Diminta Tidak Naikkan Tarif Jelang FPPN.

PALU EKSPRES, PALU– Dinas Pariwisata Kota Palu mengeluarkan surat pemberitahuan kepada perhotelan di Kota Palu agar tidak menaikkan tarif sewa kamar pada saat berlangsungnya Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) tahun 2018.

Sekaligus meminta dukungan perhotelan untuk memberlakukan tarif corporate terhadap sewa kamar yang disepakati bersama Pemkot Palu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan M Karim menyebut pihaknya akan segera menyampaikan surat pemberitahuan terkait hal itu.

“Kita antisipasi agar pihak perhotelan tidak serempak menaikkan harga kamarnya mengingat lonjakan tamu yang akan datang meramaikan even tersebut,”kata Ridwan, Kamis 6 September 2018.

Perhotelan kata dia diharap juga memberlakukan tarif corporate bagi setiap tamu. Yaitu tarif yang lebih rendah dari harga publis yang nilainya ditetapkan sesuai kesepakatan antara Pemkot Palu dan pihak perhotelan.

“Misalnya harga publis untuk superior di hotel santika Rp1.100ribu. Maka harga corporate kurang dari harga itu. Sesuai standar perhitungan pihak hotel,”jelasnya.

Karena menurut dia, FPPN yang digelar mulai 28 September sampai 3 Oktober 2018 ini akan dihadiri banyak tamu dan undangan.

Sejauh ini rombongan dari tiga Kementerian dipastikan datang dengan jumlah besar. Yaitu Kementerian Pariwisata, Pendidikan dan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kementerian PUPR akan melaksanakan festival habitat dan hari kota sedunia. Yang akan menggelar pameran di Hutan Kota Kaombona dan pesisir sungai.
Sementara Kementerian Pendidikan akan melaksanakan agenda implementasi revitalisasi nilai-nilai budaya bangsa. Dimana sebelumnya Kementerian Pendidikan telah melaksanakan Pekan Budaya Indonesia pada festival 2017.

“Rombongan kegiatan implementasi revitalisasi nilai budaya bangsa ini akan memantau rutinitas lembaga adat, satgas K5 diseluruh kecamatan,”jelasnya.

Sedangkan Kementerian Pariwisata memang menjadikan FPPN sebagai even dalam kalender nasional mereka terkait program Pesona Indonesia.Belum lagi undangan dari negera luar.
Ridwan berujar, sejauh ini pihaknya telah melayangkan undangan kepada kedutaan untuk tiga negara. Yaitu Malaysia, Taiwan dan Swedia.

Termasuk tamu dari kabupaten kota di Sulteng yang akan berpartisipasi meramaikan festival serta tamu undangan lintas provinsi.

“Karenanya kami pastikan terjadi lonjakan jumlah pemakaian kamar hotel,”papar Ridwan.

Berkaitan dengan itu, Ridwan mengaku pihaknya telah mendapat respon positif dari pihak perhotelan. Bahkan beberapa hotel telah menyerahkan daftar harga kamar untuk disesuaikan dengan harga corporate.

“Semua sudah ada respon. Diantaranya swiss bell, roa roa, santika dan amazing dan hotel the sya,”sebutnya.

Surat pemberitahuan itu lanjut dia juga akan disampaikan untuk hotel dan penginapan kelas menengah.

“Yang intinya kami memohon agar mereka bisa memberlakukan tarif corporate,”pungkasnya.

(mdi/palu ekspres).

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777