Minggu, 5 April 2026
Palu  

Wali Kota Palu Dinobatkan Ayah GenRe.

PALU EKSPRES, PALU- Peringatan hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV tingkat Kota Palu dilaksanakan bersamaan dengan pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KKB) Toda Raya Kelurahan Lolu Selatan Kecamatan Palu Timur, Kamis 12 September 2018.
Kegiatan yang digelar meriah itupun dirangkai sekaligus penobatan Wali Kota Palu Hidayat sebagai ayah Generasi BeRencana (GenRe) Kota Palu. GenRe merupakan sebuah program BKKBN dalam upaya peningkatan kesadaran kesehatan reproduksi berbasis komunitas remaja. Mereka juga menjadi pelopor dalam mengampanyekan pentingnya KB.
Hidayat dalam sambutannya menyebut, program GenRe pada prinsipnya merupakan upaya bersama untuk melahirkan generasi sehat berwawasan.
Sementara program pencanangan kampung KB menurutnya adalah upaya untuk mendorong pembobotan delapan fungsi keluarga dalam rangka melaksanakan program kependudukan yang terencana. Hidayat menyebut pada prinsipnya pula, tema pembangunan Kota Palu, yakni kota beradat dan berbudaya dilandasi iman dan taqwa yang ia usung juga untuk menopang program GenRe dan KKB. “Delapan fungsi keluarga bisa terlihat dalam upaya Pemkot Palu membangun masyarakat saya kira sesuai dengan tema pembangunan kita,”sebutnya.
Tujuan besar tema itu menurutnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bersama sama. Tema itu diarahkan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
SDM yang ingin ia wujudkan agar masyarakat menjadi masyarakat berbudaya. Yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kekeluargaan dan gotong royong. “Upaya kita untuk menguatkan itu adalah membentuk lembaga lembaga adat dan satuan tugas kebersihan,keindahan, ketertiban keamanan dan kenyamanan (Satgas K5),”ujarnya.
Terkait program GenRe, Hidayat menyatakan dalam tema pembangunan Pemkot berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat. Termasuk pelarangan pungutan dalam proses penerimaan siswa baru.
Dalam bidang pendidikan, Pemkot meluncurkan program Palu Kana Mapande. Sebuah program tambahan pelajaran agama ditingkat sekolah dasar. Berlaku untuk semua agama.
“Program tersebut tahun ini akan kami tingkatkan ke sekolah menengah pertama,”jelasnya.
Bersamaan dengan itu, pihaknya juga akan menyekolahkan sedikitnya 50 guru srata satu melanjutkan ke strata dua.
Selanjutnya pada bidang kesehatan. Saat ini pelayanan tingkat Puskesmas bisa diperoleh secara gratis. Pada pukul 16.00 sampai 20.00wita.
“Artinya program itu dengan sendirinya akan mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,”demikian Hidayat.

(mdi/palu ekspres).