Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

Pengungsi di Bangga Bersyukur Tempati Tenda Bantuan China

IMG-20181017-WA0031

PALU EKSPRES, SIGI – Tenda darurat bantuan Pemerintah China kini sudah bisa dinikmati warga Palu, Sigi dan Donggala. Tiga daerah
yang terkena dampak paling parah. Di Desa Bangga, sekitar 40 kilometer arah selatan Kota Palu, tenda warna biru laut
sudah terjajar rapi siap ditempati warga. Pantauan Palu Ekspres, tenda berjumlah 104 buah itu, didirikan di kawasan
yang cukup lapang. Warga mengaku bersyukur mendapati tenda berikuran 3 x 4 meter tersebut. Syafrudin (55) tahun
yang ditemui di lokasi pengungsian, mengatakan, tenda mungil ini sangat cocok untuk ditempati bersama istri dengan
dua anak dari istri keduanya. Sebelummya aku Syafrudin ia tinggal di pondok sawah milik penduduk setempat. Setiap
malam, harus rela kedinginan dan dibetot nyamuk. Ia bersyukur, karena dirinya termasuk salah satu kepala keluarga
yang ditunjuk pemerintah desa Bangga menempati tenda tersebut. ”Saat saya disuruh tempati tenda ini saya bersyukur.
Setidaknya sudah ada tempat bernaung,” katanya sembari menggali parit di sekitar tenda. Warga pengungsi lainnya, Ibu
Mirah (39) mengaku bersyukur menempati tenda pemberian pemerintah China tersebut. Selama ini hanya
mengandalkan sisa baliho caleg atau kain seadanya. Untuk membeli terpal kata dia, sangat mahal. Terpal terkecil
harganya 300 an ribu. ”Mahal sekali harga terpal,” katanya. Kini, kendala tenda sudah teratasi. Selanjutnya adalah
menyediakan air bersih dan kebutuhan makan minum di tenda pengungsian. ”Kami di sini jarang mendapat bantuan
beras atau supermi. Tapi kami menyiasatinya dengan makanan yang ada. Bisa ubi atau labu,” ungkap ibu empat anak ini.
Untuk mencari beras bantuan katanya, selain terlalu jauh juga belum tentu ada. Di tempat terpisah, Camat Dolo Selatan
– Kabupaten Sigi Jalil, menjelaskan setelah sebagian tempat tinggal pengungsi teratasi, konsentrasi selanjutnya adalah
menyediakan fasilitas umum yang sifatnya mendesak. Salah satunya adalah puskesmas sementara. Saat ini kata warga
sedang mendirikan puskesmas sementara di halaman kantor Camat Dolo Selatan. Fokus lainnya adalah menyediakan air
bersih dan sanitasi bagi warga di pengungsian. ”Pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Dan itu
sesuai dengan arahan Bupati Sigi Irwan Lapata,’ pungkasnya.

(kia/Palu ekspres)