Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

Pasien Korban Gempa Digratiskan di Puskesmas Parigi

IMG-20181017-WA0036

PALU EKSPRES, PARIGI- Kepala Puskesmas Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Yunita Tagunu mengaku menerima pasien korban gempa datang berobat dengan layanan kesehatan gratis.

“Selama ini kami melayani pasien bukan hanya berdomisili di Parigi, namun ada juga berasal dari Palu yang menjadi korban gempa dan tsunami yang mengungsi di parigi, ” kata Yunita Kepada Palu Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (17/10/2018).

Dia mengatakan, layanan kesehatan gartis bagi korban gempa sampai dengan batas tanggap darurat bencana yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut dia, rata-rata pasien berobat di Puskesmas Parigi itu pasien mengidap penyakit diare dan infeksi saluran pernafasan (Ispa) pasca gempa, tsunami dan likuifaksi yang mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala . Parimo juga menjadi salah satu daerah terdampak bencana alam tersebut.

“Memasuki pekan ketiga pasca bencana banyak pasien yang mengalami gangguan pernafasan dan diare, kami langsung melakukan penanganan medis dengan memberikan obat maupun suntikan, ” ungkapnya.

Dijelaskannya, satu hari pasca gempa, semua tenaga medis dan kebutuhan obat-obatan di pusat-pusat kesehatan diperbantukan di posko kesehatan untuk penanganan korban gempa, termasuk Puskesmas Parigi.
Bahkan, kata Yunita, pihaknya saat itu diminta untuk melayani para korban di tenda pengungsian di alun-alun Kota Parigi.
“Kami langsung bergerak dan melakukan penanganan medis kepada pengungsi,” sebutnya.
Ia menambahkan, sejauh ini pelayanan kesehatan di puskesmas Parigi berjalan seperti biasa. Pihaknya juga sudah menerima layanan pasien umum maupun pasien yang ikut BPJS kesehatan dan semua bentuk layanan dilakukan di dalam ruangan.
“Jadi sampai dengan saat ini tidak ada penanganan khusus terhadap pasien, baik itu korban gempa maupun pasien umum, semua mengikuti prosedur sesuai standar operasional prosedur kesehatan, ” ujarnya. (asw/Palu ekspres)