Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Dokter Ahli Stem Cell Makassar Pimpin Lembaga Reseach PB IDI

IMG-20181019-WA0002

PALU EKSPRES, MAKASSAR- Muktamar Nasional Ikatan Dokter Indonesia ke-30 yang digelar di Gedung Convention Hall, Kota Samarinda, pada 23-28 Oktober 2018, akan dihadiri pengurus IDI dari 33 provinsi dan 412 pengurus kabupaten/kota.  Prediksi  peserta sekitar 2.500-3.000 orang. Kegiatan ini sekaligus pengukuhan Ketua Umum Baru PB IDI Dr. Daeng M. Fakih, M.HK bersama kabinetnya untuk periode 3 tahun.  Salah satu program unggulan dengan membentuk lembaga penelitian,  di mana Dr. Marhaen Hardjo Ph.D M.Biomed Ahli Stem Cell, alumni Kedokteran Unhas, diminta untuk memimpin lembaga penelitian dan publikasi PB IDI.

Langkah awal dengan menjajaki kerja sama dengan PT Kalbe Farma. Terobosan Program unggulan lembaga baru di PB IDI di era Dr. Daeng ini antara lain menerbitkan secara reguler majalah kedokteran Indonesia, menyelenggarakan pemberian penghargaan kepada proposal penelitian terbaik dan peneliti berprestasi di bidang kedokteran dan kerjasama penelitian di bidang klinikal trial di Indonesia. Selain itu,  pemantapan pembentukan lembaga penelitian PB IDI GB Bistro Senayan city, Kamis (18/10/2018).

Kegiatan ini dihadiri Dr. Daeng M. Fakih, SH MH ketua elek PB IDI. Dr. Marhaen Hardjo Ph.D M.Biomed, Ketua lembaga reseach PB IDI . Dr. Rahyussalim, Sp.BT sebagai Editor jurnal kedokteran, Pihak PT. Kalbe Farma diwakili Dr. Michael Buyung dan Dr. Artati.

Saat muktamar juga diagendakan MoU PB IDI dengan PT Kalbe Farma. Tema besar Muktamar Nasional IDI ke-30 adalah “Reformasi  Sistem Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan”.

“Tentu semua daerah punya persoalan masing-masing terkait dengan tema besar tersebut dan itu akan menjadi agenda besar nasional,” ujar dr Wachyudi Muchsin SH, Humas IDI Kota Makassar.

Lanjut dokter Yudi, muktamar nasional IDI ke-30 di Samarinda, Kalimantan Timur, rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek.

Di tempat terpisah, Dr Marhen Hardjo Ph.D, Ketua lembaga reseach PB IDI mengatakan ,selain agenda utama muktamar adalah memilih ketua umum baru yang akan memimpin IDI untuk tiga tahun ke depan, juga pengukuhan ketua Pengurus Besar IDI hasil  muktamar 2015 di Medan, Sumatera Utara.

“Sesuai AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) IDI, ketua IDI dipilih melalui muktamar, namun hasil pemilihan atau `president elect` baru akan memimpin IDI tiga tahun berikutnya. Jadi, sekarang ini yang dikukuhkan menjadi ketua PB IDI adalah hasil muktamar tiga tahun lalu di Medan,” Oleh sebab itu, Muktamar ke-30 di Samarinda juga akan membahas perubahan AD/ART, khususnya mengenai pemilihan ketua,” jelas dr Marhaen yang juga Direktur Rumah Sakit Umum Wisata UIT (***)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital