Minggu, 5 April 2026
Palu  

Genius Umar Salurkan Donasi Masyarakat Pariaman

IMG-20181101-WA0032

PALU EKSPRES,  PALU- Masyarakat Kota Pariaman Sumatera Barat turut berempati atas bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala. Mereka bahu membahu menggalang donasi dari berbagai kalangan.

Sedikitnya terkumpul dana sebesar Rp110juta yang terkumpul dari urunan dana jajaran ASN, siswa dan kelompok masyarakat unit terkecil lainnya.  Bantuan donasi itu diantar langsung Wali Kota Pariaman, Genius Umar beserta wakilnya Mardison Mahyudin ke Kota Palu, Kamis 1 November 2018.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyebut, perhatian warga Pariaman begitu besar kepada masyarakat Palu Sigi dan Donggala. Pasalnya kata dia, tahun 2009 silam Kota Pariaman juga pernah dilanda bencana gempa yang berdampak cukup massif.

“Ini bentuk prihatin masyarakat. Mereka ikut merasa sedih bencana di Palu. Dan berinisiatif menggalang donasi itu,”kata Genius.

Karenanya, sebagai sesama anak bangsa, pihaknya pun berinisiatif datang langsung untuk mengantar bantuan itu. Sekaligus ingin melihat dan bertemu langsung korban terdampak bencana.

“Kami ingin bertemu saudara kami di Palu yang sedang berduka,”ujarnya.

Apalagi di Kota Palu jelas dia terdapat paguyuban Ikatan Keluarga Minang dan Persatuan Keluarga Daerah Pariaman.

“Bantuan donasi yang terkumpul juga disalurkan kepada paguyuban,”pungkasnya.

Bantuan demi bantuan sebagai bentuk empati masyarakat lintas provinsi terus mengalir ke Paskibraka. Di hari yang sama bantuan logistik juga diantarkan langsung Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina beserta rombongan ke Kota Palu.

Termasuk dari Kabupaten Minahasa Selatan. Mewakili Bupatinya, Bantuan Minahasa Selatan ini diantarkan Kepala BPBD sekaligus Kepala Bappeda, Meydi J Maindoka. Logistik yang mereka berikan berupa beras, air mineral dan kebutuhan pangan lainnya.

Selain itu juga datang bantuan dari Ikatan Tionghoa Indonesia (INTI) yang diserahkan Ketua Umum INTI Teddy Sugianto kepada Wali Kota Palu berupa lima ton beras dan mie instan.

Wali Kota Palu Hidayat, menyatakan seluruh bantuan yang masuk ke Pemkot Palu akan diregistrasi Inspektorat Daerah. Menurutnya, untuk sementara, dalam masa tanggap darurat sampai dengan transisi darurat, pihaknya membentuk struktur penanganan bencana belum sesuai dengan tupoksi yang melekat pada masing masing perangkat daerah.

“Inspektorat daerah itu kami tetapkan sebagai bidang perencanaan keuangan,”jelasnya.

Hidayat juga menyatakan seluruh bantuan yang masuk ke Kota Palu perlu mendapat pengawasan dari berbagai pihak. Terutama kalangan pers.

“Supaya informasi mengenai bantuan ini bisa transparan. Dan tidak memunculkan fitnah,”pungkasnya.

(mdi/Palu ekspres).