oleh

Terdampak Bencana,   12 Sekolah di Parimo Dapat Dana Bansos

PALU EKSPRES, PARIGI- Sebanyak 12 sekolah di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang terdampak gempa bumi pada bulan September lalu, mendapat dana bantuan sosial (Bansos) senilai Rp 1,7 Milyar per sekolah.

Hal itu diungkpkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Adrudin Nur kepada Palu Ekspres di Parigi, Ahad (18/11/2018).
Menurutnya, pembangunan sekolah yang menggunakan dana Bansos tersebut, diawasi langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Jadi sekolah yang mendapat bansos itu adalah,sekolah yang tidak mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk menentukan pembangunan gedung baru sekolah yang terdampak bencana itu, adalah tim verifikasi yang akan turun langsung melihat lokasi yang akan dibangun gedung sekolah baru. Lanjut dia, ada beberapa sekolah di Parimo yang terdampak gempa tidak mendapat dana bansos, di antaranya SD Petapa dan SD Matolele, Kecamatan Parigi Tengah. Sebab kedua sekolah telah mendapatkan bantuan dari Negara Jepang. Bantuan tersebut berupa bangunan yang semi permanen.
“Jadi tim dari Jepang itu membantu sebanyak 10 sekolah yang terdampak bencana di parimo,” sebutnya.
Ia menambahkan, tim dari Jepang yang memberikan bantuan bangunan semi permanen terhadap sekolah yang terdampak bencana tersebut, sebelumnya sudah bertemu dengan pihaknya.
” Sekolah terdampak bencana yang mereka bantu itu, mulai dari kecamatan parigi tengah hingga ke kecamatan kasimbar, dan kami hanya memfasilitasi saja selama mereka berada di parimo,” jelasnya.

Pekerjaan yang menggunakan dana Bansos ini tambahnya, meskipun dikerjakan di tahun 2019, tidak akan bermasalah karena pekerjaan tersebut, diawasi langsung oleh KPK, dan pekerjaan ini pula tidak lagi melalui proses lelang. Sebab pekerjaannya diswakelolakan oleh pihak sekolah masing-masing.
(asw/Palu ekspres).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed