Namun, takdir berkata lain. Allah berkehendak lain sebelum janji mulai itu terlaksana. Dufi harus pergi menghadap Sang Khalik dengan cara yang tidak wajar.
“Saya itu mau ngurus izin paspor. Kan saya mau umrah bareng dia. Dia itu pengen ngajak saya umrah,” kata Hamidah di Panti Asuhan Yatim Piatu Al- khairiyah, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (19/11/2018).
“Minta doa restu,” katanya seperti dilansir RMOL (Jawa Pos Group). Inilah kesan yang paling diingat Hamidah sebelum Dufi meninggal dunia.
Seperti diberitakan Dufi ditemukan meninggal dunia di kawasan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018), setelah berangkat kerja Jumat.
Jasad wartawan senior itu ditemukan dalam posisi tangan dan kaki terikat dengan lakban dalam tong plastik. Sementara itu, mobil Toyota Kijang Inova milik korban juga ikut hilang beserta harta benda dan kartu identitas.
(jpg/JPC)






