Jumat, 15 Mei 2026

Beras Mulai Merangkak Naik, Bulog Harus Segera Operasi Pasar

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kenaikan harga beras di sejumlah wilayah dikritisi
banyak kalangan. Perum Bulog sebagai institusi yang diberikan
kewenangan untuk mengamankan pasokan komoditas primer ini harus punya
strategi yang jitu dalam mengamankan stok beras dan
mendustribusikannya ke masyarakat.

Ketua Pesatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi)
Sutarto Alimoeso mengingatkan bahwa peran utama Bulog itu adalah
penyeimbang harga pangan. Kenaikan harga beras belakangan ini dan
dominannya beras impor dalam gudang Bulog adalah bukti
ketidakantisipatifan melakukan penyerapan beras petani.

“Saat saya (pimpin Bulog) itu stok 3.645.000 ton, tertinggi selama
Bulog berdiri. Kenapa bisa seperti itu, karena ada produksi yang
berlebih, dan strategi kita pas,” ujar Sutarto usai diskusi bertema
Mengurai Polemik Data Produksi Beras di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
UI Salemba, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya strategi tepat bisa dilakukan karena saat produksi tinggi,
Bulog mampu melakukan pembelian dengan baik saat harga turun. “Kalau
strategi tidak pas, susah dapat barang. Jadi begitu, jangan hanya
asal tampil beda,” kritiknya.

Sutarto mengingatkan kenaikan harga beras di akhir tahun ini harus
diantisipasi dengan menggelontorkan beras melalui Operasi Pasar
Bulog. Ia mengatakan, kebutuhan perbulan sekitar 3 juta ton saat ini.
Dengan rata-rata lahan produksi 500 ribu hektar yang panen, kata dia,
maka di pasaran akan ada sekitar 1,5 juta ton.

“Berarti kan kurang 1,5 juta ton, itu dimana? Ada di stok masyarakat
yang masih punya atau menyimpan beras. Sisanya, Bulog harus gelontor,
sudah selesai itu (kenaikan harga),” jelasnya.

Menurutnya defisit pasokan bukan hal baru. Indonesia kerap mengalami
defisit beras pada periode tertentu, yakni pada masa paceklik yang
kerap datang pada Oktober hingga Desember. “Pada masa itu, angka
produksi tentu lebih kecil dibandingkan kebutuhan masyarakat. Ini
pula yang terjadi pada kondisi di pasar,” tegasnya.

Harga beras, terutama level medium, perlahan mengalami kenaikan.
Harga beras medium IR-64 kualitas I tercatat Rp10.550 per kilogram
(kg). Pada bulan lalu, harga beras jenis tersebut masih di angka
Rp10.350 per kg.

IR-64 kualitas II juga melonjak dari Rp9.625 per kg menjadi Rp9.925
per kg. Bahkan, IR-64 kualitas terendah harganya sudah mencapai
Rp9.200 per kg dari bulan sebelumnya yang hanya Rp8.825 per kg. Untuk
beras medium kualitas I dan II kini sudah melebihi harga eceran
tertinggi yang ditetapkan pemerintah yakni Rp9.450 per kg.

(ask/JPC)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online