Minggu, 5 April 2026
Daerah  

PT Pelindo Sulteng Diminta Perbaiki Alat Bongkar Muat Pelabuhan

IMG-20181126-WA0006
PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menyatakan  Bulan Oktober 2018 Inflasi Kota Palu merupakan tingkat inflasi tertinggi yaitu sebesar 2,27 Persen. Ini akibat kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang melonjak pascabencana gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu Sigi dan Donggala 28 September 2018.
 
Hal ini disampaikan Longki Djanggola pada acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulteng , Hotel Sentral Palu,  Senin 26 November 2018.
 
Kenaikan harga juga terjadi pada biaya transfortasi, kenaikan harga barang-barang penting dan barang strategis lainnya. Bahkan untuk beberapa barang terjadi kelangkaan yang disebabkan tingginya permintaan. Juga belum maksimalnya operasi pelabuhan akibat beberapa alat bongkar muat mengalami kerusakan dari waktu normal. Seharusnya 2 sampai 3 hari menjadi 6 hingga 7 hari.
 
Akibatnya terganggu kelancaran distribusi baik pangan maupun nonpangan.
 
 Karena itu Gubernur Sulteng minta perhatian serius PT. Pelindo agar segera memperbaiki peralatan alat bongkar muat.  Agar distribusi barang dapat lancar karena sangat mempengaruhi laju inflasi daerah.
 
Acara High Level Meeting TPID tersebut dihadiri , Wakajati Sulteng, Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, Anggota TPID Propinsi dan para Bupati/Walikota Palu  Se- Provinsi Sulteng.
 
(aaa/humas Pemprov/ palu ekspres)