Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

775 Orang Gila Masuk Daftar Pemilih Tetap di Sulteng

PALU EKSPRES, PALU – Selain menetapkan pemilih Pemilu tahun 2019, KPU Sulteng juga menetapkan jumlah pemilih dari kalangan disabilitas dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) – tahap 2. Rapat pleno rekapitulasi penetapan DPTHP-2 dilaksanakan Rabu 12 Desember 2018 di Hotel Brizki Palu.

Total jumlah pemilih disabilitas dalam DPTHP-2 sebanyak 4.206 jiwa. Tersebar masing-masing di Kabupaten Sigi sebanyak 400 orang. Banggai 588. Poso 484. Donggala 437. Tolitoli 221. Buol 476. Morowali 103. Banggai Kepulauan 141 orang. Kemudian Parigi Moutong 518. Tojo Una-Una 274. Kota Palu 244. Banggai Laut 155. Morowali Utara 165. Total 4.206.

Pemilih disabilitas menurut Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming, diklasifikasi antara lain tuna daksa sebanyak 1.092 orang. Tuna netra sebanyak 897 orang. Tuna rungu sebanyak 945 orang. Tuna grahita sebanyak 497 dan disabilitas lainnya sebanyak 775 orang.

Tanwir menjelaskan, untuk disabilitas dengan klasifikasi gangguan jiwa masuk dalam kategori disabilitas lainnya, yaitu sejumlah 775 orang.
“Sengaja dipisahkan untuk memberi klasifikasi dari kabupaten kota yang ada,” jelas Tanwir.

Mengenai klasifikasi gangguan jiwa sebut Tanwir, Pemilih bersangkutan dimasukkan setelah ada rekomendasi tim dokter dengan keterangan pemilih bersangkutan bisa atau dapat menyalurkan suaranya. “Kalau yang benar benar gila pun itu ada rekomendasi dokter. Selagi mereka memenuhi syarat itu tetap kami masukkan,”jelasnya.

Dia menjelaskan, klasifikasi pemilih dari kalangan disabilitas memang selalu dilakukan setiap dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit). Jauh sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi terkait hak pilih pengidap gangguan jiwa.
“Sebenarnya selalu didata. Hanya belakangan saja baru ramai dibicarakan. Artinya apa, Sepanjang orang memiliki hak memilih, maka siapapun dia,”ujarnya.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital