Minggu, 5 April 2026
Palu  

Lunasi ”Utang” Prabowo ke Palu Bukan untuk Kampanye

PALU EKSPRES, PALU– Saat pasca gempa, tsunami dan likuifaksi menghantam tiga daerah di Sulteng pada 28 September 2018 silam, Prabowo Subianto sama sekali belum pernah berkunjung ke Sulawesi Tengah, terutama mengunjungi korban terdampak bencana dahsyat tersebut.

Hal ini membuat calon Presiden Prabowo Subianto merasa sangat berutang kepada warga Sulteng. Namun kunjungan Prabowo pada 8 Januari 2019 ke kota Palu, diakui Capres 02 itu ibarat sudah melunasi utangnya ke warga Sulteng.
“Kunjungan saya kali ini ke Kota Palu ibaratnya untuk melunasi utang saya ke masyarakat Sulteng,” kata Prabowo saat menyampaikan orasinya di hadapan ribuan relawan dan simpatisan Capres dan Cawapres 02, Prabowo-Sandi yang menyesaki tempat pertemuan relawan dan simpatisan Capres-Cawapres 02 di convention hall Santika Hotel Palu, Selasa (8/1/2019).
Prabowo menjelaskan, pasca gempa, tsunami dan likuifaksi menghantam tiga daerah di Sulteng, ia sebenarnya sangat berkeinginan untuk segera berkunjung ke Sulteng, terutama ke wilayah terdampak bencana. Namun Prabowo mengungkapkan jika saat itu ia menahan diri. Ia menyadari kalau saat itu seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala daerah, fokus pada pemulihan pascabencana. Begitu juga dari pusat sangat sibuk datang ke Sulteng.
Prabowo menegaskan, ketidakhadirannya pascabencana yang menimpa wilayah Pasigala, bukan berarti ia kurang berempati kepada warga Sulteng. “Saya hanya sebatas membantu melalui dana untuk warga korban bencana, karena itu yang saya lihat yang sangat mendesak untuk diberikan kepada korban bencana,” ujarnya disambut yel yel Prabowo presiden.
Sehingga, kedatangannya kali ini ke Kota Palu, untuk memastikan apakah bantuan yang sudah diserahkannya itu tepat sasaran.
“Jadi saya datang ke Kota Palu Sulteng kali ini, bukan untuk kampanye, tapi untuk memastikan peruntukan bantuan yang saya berikan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

(fit/palu ekspres)