PALU EKSPRES, JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Hanura, Inaz Zubir menyesalkan dengan pidato penyampaian visi-misi capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Menurut Inas, pernyataan Prabowo tak berdasar fakta dan data.
“Hanya menyerang keburukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. (Pidato
Prabowo) mirip racauan dalam pertunjukan excorcisme,” ujar Inas dalam
keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (17/1/2019).
Inas sependapat dengan pihak lain yang menyebut Prabowo Subianto dalam
menyampaikan visi misinya seperti sedang ‘kesurupan’. “Karena yang
dikatakannya adalah dusta. Tidak ada data-data yang digunakan,” beber
dia.
Ketua DPP Partai Hanura ini menilai pidato kebangsaan Prabowo berubah
menjadi panggung caci maki dan hujatan. Eks Danjen Kopassus itu tidak
memperlihatkan dirinya sosok negawarawan.
Inas menduga, pidato Prabowo hanya didengarkan oleh peserta hanya 15
menit. Setelah itu mereka tidak lagi fokus. Penyebabnya karena terlalu
lama dan menyerang pemerintah.
“Sehingga suasana di sekitar panggung mewah tempat berlangsungnya di
Plenary Hall JCC Senayan berubah riuh mirip suasana pasar malam,”
pungkasnya.
(gun/jpc)






