Jumat, 15 Mei 2026

Capital Inflow Deras di Gerbang Pesta Demokrasi

PALU EKSPRES, JAKARTA – Memasuki gerbang politik tahun ini, namun perekonomian Indonesia mulai membaik dengan menunjukan tanda-tanda positif. Saham satunya, tercermin dari derasnya aliran modal asing ke dalam negeri (capital inflow) sejak akhir 2018 hingga awal 2019.

Bank Indonesia (BI) mencatat, capital inflow sejak 1-17 Januari 2019 sebesar Rp 14,75 triliun. Dari dana tersebut, paling banyak masuk ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 11,48 triliun dan ke pasar saham sebesar Rp 3,21 triliun.

Gejolak perekonomian global membuat investor mulai melirik negara berkembang sebagai ladang investasi dalam menanamkan modalnya di tanah air dibandingkan negara maju seperti Amerika Serikat (AS).

“Ekonomi global sedang melambat shingga investor hindari pasar negara maju dan masuk ke pasar negara berkembang,” kata ekonom Indef Bhima Yudhistira kepada Jawapos.com, Minggu (20/1/2019).

Beberapa faktor yang membuat investor global cenderung mengambil sikap wait and see terhadap investasi di negara paman Sam tersebut lantaran keputusan Bank Sentral The Fed yang menunda menaikkan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sehingga menimbulkan kekecewaan terhadap Presiden Donald Trump. Selain itu, perang dagang antara AS dan Tiongkok pun masih akan berlangsung.

“Diprediksi sampai 2020 ekonomi glonal akan melemah karena perang dagang jadi dana asing masih masuk ke Indonesia,” tuturnya.

Berdasarkan data BI, capital Inflow masuk berasal dari instrumen Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 11,48 triliun dan ke pasar saham sebesar Rp 3,21 triliun. Menurutnya, karena imbal hasil yang ditawarkan SBN cukup tinggi yaitu skitar 8 persen.

“Surat utang indonesia memiliki bunga tertinggi di asia. Investor tertarik return yg tinggi,” imbuhnya.

Sementara untuk pasar saham sendiri, para invetor masih optimis dengan fundamental perekonomian Indonesia. Hal tersebut tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menunjukkan performa positif di atas level 6.000. Saat ini, IHSG berada di posisi 6.448 dengan kapitalisasi pasar Rp 7.338 triliun.

“Ekonomi pertumbuhan 5 persen ditopang oleh bonus demografi dianggap cukup prospektif dibanding Jepang, korea dan eropa yang populasinya menua atau aging population,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh analis Forex Time Lukman Otunuga yang mengatakan, mata uang pasar berkembang memasuki pekan trading dengan nuansa waspada karena berbagai risiko geopolitik dan kekhawatiran mengenai pertumbuhan global yang melambat membuat investor gelisah.

“Kinerja mata uang pasar berkembang bervariasi. Ringgit Malaysia dan Rand Afrika Selatan melemah. Walau begitu, Lira Turki, Yuan China, dan Rupiah Indonesia mampu bertahan terhadap Dolar,” ujarnya seperti diberitakan Minggu (20/1/2019).

Menurutnya, dengan ketidakpastian Brexit dan ketidakpastian politik di Washington serta berbagai risiko geopolitik lainnya yang mengganggu keyakinan investor. Meskipun bisa bertahan menguat, namun mata uang pasar berkembang tetap rentan melemah.

Di Indonesia sendiri, Lukman menjelaskan, sentimen menjadi buruk pasca laporan bahwa ekspor Indonesia merosot dengan laju paling cepat dalam lebih dari satu tahun terakhir bulan lalu.

Seperti diketahui, total ekspor menurun 4,62 persen pertahun di bulan Desember dan impor hanya sedikit menguat 1,16 persen, sehingga defisit perdagangan lebih besar dari perkiraan.

Lukman menambahkan, kebuntuan politik di Washington dan ekspektasi bahwa Fed akan beristirahat meningkatkan suku bunga terus membebani Dolar.

“Selera terhadap Dolar akan semakin menurun apabila data ekonomi yang mengecewakan status safe haven mata uang ini,” imbuhnya.

Lukman mengingatkan, isyarat melambatnya pertumbuhan global akan terus memengaruhi pasar berkembang, termasuk Indonesia,” tuturnya.

(rom/jpc)

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan