PALU EKSPRES, JAKARTA– Komisi V DPR mendorong Badan SAR Nasional membentuk relawan-relawan yang tanggap penanggulangan bencana.
“Saya sampaikan kepada Basarnas agar menyampaikan dan membentuk relawan-relawan evakuasi plan,” ujar anggota Komisi V DPR Bambang Hary usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Basarnas dan BMKG.
Relawan-relawan itu nantinya harus diberi pelatihan simulasi menghadapi korban bencana.
“BMKG dan Basarnas bersama-sama melakukan simulasi-simulasi bagaimana kita melakukan evakuasi dan mengevakuasi perencanaan,” kata legislator dari Fraksi Gerindra tersebut.
Pelatihan simulasi itu, lanjut Bambang, dilakukan secara periodik dan berkala setiap enam bulan sekali, terutama di dua kota yang rawan megatrust gempa.
“Semoga ini bisa dilaksanakan dengan cepat bila terjadi suatu bencana kita bisa me-minimize paRa korban,” demikian Bambang.
(wid/rmol)






