Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Sosialisasi 4 Pilar Kepada Anggota Pramuka di Tolitoli

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Pramuka telah terbukti menjadi sarana untuk membentuk kader bangsa yang berjiwa dan berwatak pengetahuan dan teknologi sekaligus peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah kemasyarakatan. Karena itu, Pramuka mempunyai tanggungjawab besar terhadap perjalanan bangsa ini kedepan. Salah satu poin penting yang menjamin agar bangsa ini terus tegak adalah adanya pemahaman yang utuh terhadap pilar kebangsaan yang terdiri dari, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Hal ini disampaikan Anggota MPR RI Muhidin M Said saat memberikan sosialisasi 4 pilar kepada anggota Pramuka Kwartir Cabang Toli-ToliAnggota Pramuka Kwartir Cabang Toli-Toli.

Muhidin menjabarkan secara panjang lebar 4 pilar kebangsaan kepada seratusan anggota pramuka di kota penghasil cengkeh itu.

Pancasila katanya, merupakan pilar pertama untuk kokohnya negara-bangsa Indonesia. Pemikiran dasar mengapa Pancasila berperan sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sila yang terdapat dalam Pancasila yang menjadi system.

Negara Indonesia ungkap Muhidin merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama sehingga dibutuhkan system yang dapat mengakomodir keanekaragaman tersebut. ”Pancasila dianggap sebagai pilar bagi negara Indonesia yang pluralistik,” katanya di depan anggota pramuka bersama sejumlah pembinanya.

Selanjutnya adalah pilar tentang Undang-Undang Dasar 1945. Masyarakat perlu memahami makna yang terdapat pada pembukaan Undang-Undang Dasar tersebut. Tidak memahami prinsip yang terdapat pada pembukaan UUD 1945 maka tidak mungkin untuk melakukan evaluasi terhadap pasal-pasal yang ada pada batang tubuh UUD yang menjadi derivatnya. ”Karena itu adik adik Pramuka, harus memahami UUD dasar ini,” tambahnya.

Sedangkan pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia, menurut dia, para pendiri bangsa Indonesia memilih bentuk Negara Kesatuan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI adalah final. Pilihan para pendiri bangsa untuk tidak memilih negara federasi atau kerajaan, karena bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan aneka ragam bahasa dan suku hanya boleh menyatu dalam wadah negara berbentuk negara kesatuan.

Terakhir ungkap Muhidin adalah, Bhinneka Tunggal Ika.
Indonesia memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika. Artinya walau berbeda tetapi tetap satu. Karena itu ia berharap, Pramuka sebagai calon kader pemimpin bangsa harus memahami dan mampu menjalankan 4 pilar ini dalam kehidupan kesehariannya.

Dalam pertemuan yang berlangsung dua jam lebih itu, anggota Pramuka juga menanyakan soal banyaknya caleg berkampanye. Menurut penanya ini berpotensi menimbulkan perpecahan karena perbedaan pilihan.

Menanggap pertanyaan tersebut, Muhidin mengatakan, pemilihan presiden dan wakil presiden termasuk pemilihan anggota legislatif harus menjadi momen penting untuk menentukan masa depan bangsa di masa yang akan datang. Momen ini harus manfaatkan untuk memilih pemimpin dalam rangka melanjutkan pembangunan nasional untuk kesejahteraan seluruh rakyat indonesia
. Ia mengimbau agar warga tidak menjadi terpecah belah oleh perbedaan pilihan politik. ”Pemilu tidak boleh melahirkan konflik. Perbedaan sikap politik adalah hal biasa dalam demokrasi. Pilih sesuai hati nurani dan jangan terpecah belah karena itu,” tutupnya.

(kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital