Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Banjir dan Longsor di Sulsel Sudah Tewaskan 26 Orang

PALU EKSPRES, MAKASSAR – Korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 10 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus bertambah. Sejauh ini sudah ada 26 korban tewas. Demikian menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel.

“Sampai saat ini data yang masuk, yang kami rilis itu ada 26 orang meninggal,” kata Kepala BPBD Sulsel Syamsibar dalam keterangan resminya, Kamis (24/1/2019).

Jumlah korban tewas terus meningkat dari sebelumnya, Rabu (23/1/2019), korban tewas tercatat masih 9 orang. Begitu pula dengan total korban hilang yang terus mengalami peningkatan. Merujuk sumber Crisis Media Center atau pusat informasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, korban hilang mencapai 24 orang.

Korban tewas kebanyakan dari Kabupaten Gowa, Sulsel. Daerah tersebut merupakan salah satu dari 9 daerah yang terdampak bencana paling parah. Selain banjir bandang, tanah longsor di dua kecamatan berbeda juga sempat terjadi. Adalah Kecamatan Sapaya dan Kecamatan Tinggi Moncong.

BPBD Sulsel terus berkoordinasi dengan Pemkab Gowa dalam upaya evakuasi. “Termasuk masyarakat dan kami koordinasi dengan Bupati Gowa Pak Adnan. Kami berharap semua bisa dievakuasi. Ini masih dalam tahap pencarian,” tambah Syamsibar.

Hingga sekarang upaya pertolongan masih tetap dilakukan di 10 kabupaten/kota terdampak bencana alam. Yakni, Kabupaten Gowa, Soppeng, Jeneponto, Barru, Wajo, Maros, Bantaeng, Sidrap, Pangkep, dan Kota Makassar. “Sampai saat ini masih terus dilakukan pencarian dari berbagai unsur. Baik TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, dan semua kompenen,” terang Syamsibar.

Sementara infrastruktur jalan yang sebelumnya sempat ditutup sementara akibat dampak bencana, kini telah dibuka kembali. Khususnya jalur lintas kabupaten yang menghubungkan akses Kota Makassar menuju Gowa.

(sah/jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital