Camat Sigi Biromaru Merasa Dijebak, Sertifikat dan SKPT di Lokasi Eks HGU Segera Dibatalkan

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, SIGI – Sebagian besar lokasi eks HGU PT. Hasfarm di Dusun III, Desa Pombewe dan Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru sudah menjadi milik warga.

Kepemilikan warga berdasarkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) yang diterbitkan oleh pihak desa dan kecamatan setempat. Hal ini diakui pula Camat Sigi Biromaru, Ruslan. Ia menjelaskan bahwa memang di lokasi tersebut ada banyak SKPT yang sudah diterbitkan.

Bacaan Lainnya

”Terbitnya SKPT di lokasi eks HGU PT. Hasfarm, salah satu penyebabnya adalah adanya desakan warga ke Kepala Desa (Kades) untuk dibuatkan SKPT. Olehnya, mau tidak mau pihak desa terpaksa membuatkan SKPT di lokasi HGU tersebut,” akunya.

Kalau secara aturan, tidak bisa kata Ruslan, SKPT dibuat di atas tanah HGU. Karena jelas lokasi tanah tersebut milik perusahaan, bukan milik orang per orang. “Tapi karena adanya desakan-desakan dari warga inilah yang membuat pihak desa menerbitkan SKPT yang ada saat ini di lokasi eks HGU PT. Hasfarm,” katanya.

Ditanya apakah ada SKPT yang dia tanda tangani? Camat Sigi Biromaru, Ruslan, mengakui ada beberapa SKPT yang dia tanda tangani di lokasi eks HGU PT. Hasfarm. “Saya tidak tahu itu di lokasi HGU PT. Hasfarm dulu, apa dari informasi dari Kades Pombewe maupun Kades Oloboju bukan di lokasi HGU, makanya saya tanda tangan beberapa SKPT yang disodorkan oleh pihak desa. Namun setelah dicek itu masuk wilayah HGU,” jelasnya.

Dengan adanya persoalan ini, Ruslan menyatakan dirinya dijebak oleh pihak desa atas terbitnya beberapa SKPT yang ada di lokasi Ex HGU PT. Hasfarm di Desa Pombewe dan Desa Oloboju saat ini.
“ Saya akan batalkan semua SKPT yang telah saya tanda tangani dulu,” ujarnya, Senin 28 Januari 2019.

Ruslan tidak mengetahui seberapa banyak SKPT yang telah ia tanda tangani. “Saya tidak tahu sudah berapa jumlahnya yang saya tanda tangan SKPT, makanya saya sementara cari tahu juga ini, berapa jumlahnya dan dimana semua lokasinya itu SKPT yang saya sudah tanda tangan dulu,” jelasnya.

Bukan hanya SKPT, diapun mengakui ada sejumlah sertifikat yang sudah diterbitkan di lokasi eks HGU PT. Hasfarm. “ So banyak juga yang bersetifikat di lokasi eks HGU PT. Hasfarm, bukan hanya SKPT.” kata Ruslan lagi.

Dia menyatakan kalau sudah mendapatkan data jumlah dan lokasi SKPT yang telah ia tanda tangani. “Saya akan surati secara resmi ke pihak desa untuk melakukan pembatalan SKPT tersebut,” ungkapnya.

(mg4/palu ekspres)

Pos terkait