Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Penggajian PPPK Dibebankan Daerah, Anggaran Parimo Dipastikan Habis untuk Belanja Pegawai

PALU EKSPRES, PARIGI– Rekrutmen terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Apabila perekrutan PPPK dilakukan secara keseluruhan, bisa dipastikan anggaran daerah habis untuk belanja pegawai,” kata
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Parimo, Ahmad Saiful yang ditemui Palu Ekspres, Rabu 30 Januari 2019.

Ia menjelaskan, rencana rekrutmen PPPK sebenarnya adalah program pemerintah pusat. Tetapi yang menjadi persoalan di daerah adalah penggajian dari PPPK dibebankan kepada Dana Alokasi Umum (DAU). Sehingga, jika dilakukan perekrutan secara keseluruhan, anggaran daerah dikhawatirkan tidak akan mencukupi.

Menurut dia, PPPK yang akan direkrut pada tahap pertama adalah mereka yang berasal dari tiga unsur, yakni tenaga guru, penyuluh dan tenaga kesehatan yang telah terdaftar dalam honorer K2.

“Bagi yang tidak terdaftar dalam K2 tidak bisa ikut seleksi,” kata Syaiful.

Sesuai yang tercatat dalam daftar BKPSDM lanjutnya, tenaga guru sebanyak 744 orang. Kemudian tenaga fungsional lainnya, seperti penyuluh pertanian, kesehatan, peternakan kurang lebih 20 orang.
Mereka itulah nantinya yang akan mengikuti proses seleksi. Sebab kuota PPPK akan ditentukan sesuai dengan kemampuan keuangan serta ketersediaan anggaran dan kebutuhan daerah.

Kemudian Bupati telah membentuk tim yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Ardi Kadir.

“Makanya akan ada tes yang akan dilakukan. Nantinya dari pusat yang akan menentapkan kriterianya seperti apa. Kita hanya melaksanakan,”jelas Saiful.

Memang ada kekhawatiran akan terjadi gejolak karena sesuai data terdapat kurang lebih 1.200 tenaga administrasi yang juga terdata dalam honorer K2. Sementara mereka yang menjadi tenaga administrasi juga meminta untuk diprioritaskan dalam perekrutan PPPK. Tetapi keinginan tersebut tidak sesuai dengan petunjuk pusat. Karena hal tersebut bukan kebijakan daerah melainkan kebijakan pusat.

“Pada tahap pertama ini hanya yang dari tiga unsur tadi yakni, tenaga guru, penyuluh, dan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai solusi bagi ribuan tenaga administrasi tersebut yang belum terakomodir. Ia mengatakan akan ada tahap berikutnya.

“Ini masih tahap pertama, nanti ada lagi tahap berikutnya,” jelasnya.

(asw/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital