Sabtu, 2 Mei 2026

Buruk, Koordinasi Antarbagian Sekretariat DPRD, KTA Terabaikan

Sekwan : Akhir 2016 KTA Sudah Ada
PALU, PE – Rupanya persoalan Kartu Tanda Anggota (KTA) DPRD Sulteng yang 2 tahun belum terbit, bermula dari tidak ada koordinasi yang baik antarbagian di Sekretariat DPRD Sulteng. Antara Bagian Umum dan Bagian Persidangan saling “berharap” siapa yang akan melaksanakan pengadaan Kartu Tanda Anggota (KTA) untuk wakil rakyat Sulteng tersebut.

Kinerja buruk antarbagian ini diakui Sekretaris DPRD Sulteng Mukmin Sudjuha, kepada Palu Ekspres, di ruang kerjanya, Senin 24 Oktober 2016. “Iya, kami memang ada salah di sini karena itu kurang koordinasi,” ujar Mukmin. Menurutnya pengadaan KTA ini harusnya ditangani oleh bagian Persidangan karena selama ini data dan absensi anggota DPRD berada di bagian yang ditangani Kepala Bagian Persidangan B Lasompoh ini. “Tetapi kini sudah diambil alih oleh Bagian Umum,” tambahnya.

Mukmin sendiri mengaku baru mengetahui masalah itu belum lama, setelah dilakukan dengar pendapat dengan anggota DPRD beberapa waktu lalu. Selama 2 tahun berselang, tak pernah dibahas masalah yang menjadi salah satu fasilitas wakil rakyat itu. Mantan Sekretaris KPU Sulteng ini mengatakan, pengadaan KTA memang baru dianggarkan  tahun 2016. “Tahun 2015 lalu belum dianggarkan karena pada saat itu anggota Dewan sudah dilantik akhir tahun dimana pembahasan anggaran sudah dilewati. Tetapi tahun 2016 sudah masuk penganggaran,” lanjutnya.

Persoalan kata dia, untuk pengadaan KTA yang nilainya hanya sekira Rp17 juta ini, menjadi mulur hanya karena koordinasi yang tak bagus antarbagian di Sekretariat Dewan. “Saya juga salah karena baku harap ini,” ungkap Mukmin yang sudah tiga tahun Menjabat Sekretaris DPRD Sulteng alias Kepala Staf Sekretariat itu. Dia mengakui bahwa pembuatan KTA bukan hal susah untuk dilakukan dibandingkan dengan kerja-kerja lain. Nilainya pun tak sampai Rp20 juta untuk 45 wakil rakyat ini.

Seberapa penting KTA bagi anggota DPRD? Menurut Mukmin, KTA penting sebagai tanda pengenal, identitas anggota DPRD. Selain Pin yang dikenakan di baju, KTA juga menjadi tanda pengenal ketika ada kegiatan-kegiatan anggota dewan yang membutuhkan identitas. Minimal kata dia, bila digunakan di hotel bisa diberi tarif khusus sebagai pejabat negara. KTA untuk anggota DPRD Sulteng periode 2014-2019 itu kini sudah dalam proses pembuatan. Mukmin yakin akhir tahun 2016 ini, para anggota DPRD sudah bisa menerima Kartu Identitasnya setelah 2 tahun menjalankan tugas. (aaa)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay