oleh

Unismuh Palu Peringati Milad ke-33 dan Wisuda ke-44

Heru Wardoyo
PALU, PE – Senin 31 Oktober 2016 hari ini, bertepatan dengan 29 Muharram 1438 H, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, menyelenggarakan Milad ke-33, sekaligus menggelar Wisuda Sarjana ke-44. Sebelumnya, dalam rangkaian Miladnya, Unismuh Palu juga menggelar kegiatan jalan santai, pada Minggu 30 Oktober 2016 kemarin. Selain itu juga ada peringatan Milad Muhammadiyah ke-104, yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti Kemah Hizbul Wathan yang dipusatkan di Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Palu 28-30 Oktober 2016, serta pawai taaruf keliling Kota Palu pada Sabtu 29 Oktober 2016.

Terkait penyelenggaraan Wisuda Sarjana ke-44, Rektor Unismuh Palu, Dr. Heru Wardoyo, mengatakan, saat ini di Unismuh Palu sedang terjadi proses dinamis secara akademik. Sehingga, menurutnya, dapat melahirkan sarjana-sarjana yang kompeten di bidangnya masing-masing, yang secara legal formal dapat dipertanggungjawabkan.  “Kini, Unismuh Palu juga sedang dalam proses perjalanan sejarah, untuk tumbuh dan berkembang, serta mengalami perubahan menuju peningkatan kualitas, baik dari segi administrasi, akademik maupun kelembagaan,” jelas Heru, Sabtu 27 Oktober 2016.

Melalui pembaruan pendidikan, Universitas Muhammadiyah memperkenalkan sistem pendidikan Islam modern yang holistik. Pendidikan yang memadukan iman dan kemajuan, intelektualitas dan moralitas, yang bermuara pada pembentukan insan Muslim yang kokoh iman dan kepribadiannya sekaligus prokehidupan. Pendidikan Muhammadiyah telah mencerdaskan kehidupan bangsa, tatkala mayoritas penduduk bumiputra tidak mengenal dan mengenyam pendidikan umum.

Heru melanjutkan, di usianya yang telah mencapai 33 tahun, Unismuh Palu terus berbenah dan berupaya tumbuh, menjadi Universitas swasta terbaik dan terbesar di Sulteng. Mantan Dekan Fakultas Hukum Unismuh palu ini menyebut, beberapa langkah kongkret sudah dilakukan oleh kampusnya, seperti memberikan beasiswa tahun 2016 kepada 60 mahasiswa, baik beasiswa BBM maupun PPA. Selain itu, juga meluncurkan bantuan Konversi Percepatan Program S1 pada Prodi PAUD dan PLS dari Direktorat GTK Paud dan Dikmas Kemendikbud. Masing-masing diberikan kepada 40 orang untuk PAUD dan 40 orang untuk PLS.

Heru melanjutkan, kehadiran Unismuh yang sudah 33 tahun ini, tentu sebagai salah satu wujud komitmen dan tanggung jawab Muhammadiyah, terhadap umat dan bangsa, khususnya di bidang pendidikan. Dan terus akan maju dan bergerak, menuju visi “Menjadi perguruan tinggi unggul dalam pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berwawasan Islami tahun 2025”.

“Peringatan Milad bukan berarti, bahwa pelaksanaan peringatan ini hanya bersifat seremonial saja, tapi sesungguhnya peringatan ini memiliki arti yang dalam bagi Unismuh Palu. Milad pada hakekatnya adalah menjadi momentum untuk melakukan muhasabah, perenungan, dan evaluasi diri atas perjalanan kampus ini, dan merancang perbaikan dan peningkatan untuk masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Heru turut menguraikan, sejumlah kegiatan yang memiliki arti penting dalam perkembangan Unismuh Palu sepanjang tahun 2016. Di antaranya, pada 23 Januari 2016 lalu, diadakan Seminar Nasional JKN BPJS, yang merupakan kerja sama antara Program Pascasarjana Doktor Unhas dengan FKM Unismuh Palu. Kemudian, pada Maret 2016 telah diadakan Kuliah tamu Internasional, dengan mendatangkan dua orang narasumber dari Australia, masing-masing Prof. Dr. Ibrahim Abu Muhammed, Grand Mufti Of Autralia dan Dr. Muhammed Hassanin Khamis, Vice President Imam New South Wales (NSW).

Berikutnya, pada Juni 2016, diadakan Diskusi Kebangsaan MPR Go To Campus, dengan tema Penataan Kewenangan MPR, yang mendatangkan narasumber anggota DPD RI dan MPR RI. Adapula kegiatan kegiatan OJK Go To Campus, dengan tema literasi dan edukasi keuangan mengenai otoritas jasa keuangan, industry dan waspada investasi dan perencanaan keuangan, yang digelar Pada September 2016 lalu.

Juga, lanjut Heru lagi, sebagai tanda dimulainya perkuliahan Tahun Akademik 2016-2017, diadakan kuliah umum yang disampaikan oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa, sekaligus penandatanganan MoU di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
Pada 16 Oktober 2016, diadakan pertemuan koordinasi antara Kopertais dan PTKIS se wilayah VIII Sulawesi, Papua dan Maluku dalam rangka pembahasan Juknis POSKI 2017 yang bertempat di Unismuh Palu. Dan yang paling mutakhir, Pada 19 Oktober 2016, diadakan Simposium Nasional PAUD berkualitas guna memberikan awal terrbaik bagi masa depan anak.

“Ini merupakan Kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Universitas Muhammadiyah Palu,” jelas Heru lagi. Sementara untuk menjaga kualitas lembaga, baik pada tingkat Prodi maupun Institusi, Heru menjelaskan, pada tahun akademik 2015-2016, Unismuh Palu telah berupaya untuk meningkatkan nilai akreditasi. Hasilnya, Prodi Manejemen Fakultas dan Prodi Administrasi Negara FISIP mendapat nilai B.

“Begitu juga upaya peningkatan sumber daya dosen, saat ini seluruh dosen Unismuh telah memenuhi syarat kualifikasi sebagai tenaga dosen. Puluhan dosen dan pegawai di lingkungan Unismuh Palu juga sedang melanjutkan studi pada jenjang S2 dan S3 di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, dan tahun 2016 ini, ada tambahan 2 orang Doktor yang baru saja menyelesaikan studinya pada program Pascasarjana di UMI Makassar,” ungkapnya.

Guna memperluas jaringan dan kerja sama dengan berbagai Institusi, Unismuh Palu telah melakukan berbagai penandatangan MoU, baik dengan sesama Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten Dan Kota.  “Terbaru, saya selaku Rektor baru saja menandatangani MoU bersama berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia, bertempat di UMM Malang dengan beberapa Perguruan Tinggi dari Amerika Serikat,” demikian Heru. (mg01)

News Feed