Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Pemasaran Online Diharapkan Menopang Perekonomian Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI untuk melakukan pemasaran online.
Pemasaran online dilakukan untuk membantu mempromosikan potensi komoditi unggulan di Parigi Moutong, serta mempermudah dalam transaksi jual beli secara online.
Parigi Moutong merupakan daerah penghasil beragam potensi lokal seperti, durian montong, ikan segar, gula tapo (Gula Kelapa), bawang dan lainnya.
Dari semua potensi yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong, tidak akan dikenal oleh masyarakat luar jika tidak dipromosikan.
Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, Badrun Nggai, berharap pemasaran online menjadi media promosi yang dapat menopang perekonomian masyarakat.
“Pemasaran online sangat berguna bagi kemajuan daerah serta dapat meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat,” kata Badrun Nggai kepada media ini di Parigi, Jumat 15 Februari 2019.
Dia mengatakan, melalui pemasaran online tersebut, dapat membantu serta menghubungkan akselerasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, dengan tujuan agar potensi lokal yang dimiliki oleh Parimo bisa diekspor.
Selain itu, ia juga minta kerjasama stakeholdrer dan pelaku usaha, serta Kerajinan tangan seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parimo, untuk bersama-sama memasarkan potensi lokal.
Sekaitan hal itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Parimo, Haris, menjelaskan, promosi komoditi unggulan yang ditawarkan adalah yang memenuhi kriteria untuk dipasarkan.
“Tidak semua komoditi dipasarkan secara online, butuh pemetaan yang mana layak dipasarkan. Misalnya, komoditi ikan Tuna, ikan ini di Jepang sangat mahal harganya, nah dengan begitu, kitapun harus siap stok siapa tau ada permintaan untuk ekspor,” jelasnya.
Menurut dia, Dinas Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong telah menyiapkan gudang sebagai tempat penyimpanan barang jika nantinya ada permintaan.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan gudang penyimpanan di Kelurahan Bantaya. Dalam pemasaran online ini lanjut Haris, pihaknya bekerjasama dengan dinas terkait misalnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pariwisata.
Ia menambahkan, dalam pemasaran online nantinya, Disperindag telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mem-backup seluruh pemasaran online.
“Kita sudah mempersiapkan SDM tenaga operator sebanyak dua orang, dan mereka ini akan dilatih cara pengoperasian aplikasi pemasaran online oleh Kemendes PDTT,” jelas Haris.

(asw/palu ekspres)