Rabu, 2 September 2026
Palu  

Warga Lere, Kini Sulit Kembali Menempati Lahannya

PALU EKSPRES, PALU– Perubahan kontur pantai sepanjang pesisir laut Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, membuat warga yang masih berharap bisa kembali menempati lahannya setelah dilanda tsunami pada 28 September 2018 lalu, sulit terwujud.
Selain karena sebagaian wilayah ini masuk zona merah sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah, yakni antara 100 hingga 200 meter dari bibir pantai, wilayah ini juga mengalami penurunan permukaan tanah atau downlift.

Sesuai pantauan wartawan, penurunan permukaan tanah di wilayah Kelurahan Lere, membentang sepanjang kurang lebih 200 meter. Tepatnya mulai dari Jembatan Palu IV hingga hampir mencapai titik lokasi Masjid Terapung.

Akibatnya, Lere yang merupakan salahsatu wilayah terdampak tsunami cukup parah di Palu ini, akan digenangi air pada saat sore hari ketika air laut sedang pasang.

Suyono (45), warga Kampung Lere mengatakan, air laut menggenangi sebagian Kelurahan Lere hingga ke Jalan Tembang setiap sore hari. Jika ditaksir, jauhnya dari pinggir pantai hingga Jalan Tembang kurang lebih 500 meter.

Soyuno yang mengaku rumahnya ikut tersapu tsunami menjelaskan, genangan air laut di Kampung Lere akan melebihi hari biasanya jika air laut sedang pasang. “Jadi laut semua lokasi permukiman kalau kita liat mulai sekitar pukul 17.00, sampai di ujung kampung itu terendam,” ujarnya, Selasa (19/2/2019) sembari menunjuk lokasi dimaksud.

Suyono yang berprofesi nelayan ini hanya bisa pasrah melihat perubahan alam tersebut. Ia berharap kebijakan pemerintah mengenai hunian yang bersifat permenen bisa segera ditempatinya. Karena dia bersama puluhan warga Kampung Lere lainnya, saat ini masih menempati tenda-tenda pengungsian di sekitar Jalan Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat .

Akademis Universitas Tadulako (Untad), Drs. Abdulah MT dihubungi, Selasa (19/2), menjelaskan, penurunan permukaan tanah atau downlift itu ketika terjadi gempa besar, seperti yang melanda Kota Palu dan sekitarnya pada 28 September 2018. Jika terjadi penurunan permukaan tanah bukan karena gempa, maka itu disebut tanah amblas atau subsidence.
“Selain terjadi downlift, juga akan terjadi kenaikan permukaan tanah atau uplift jika terjadi gempa besar,” ujarnya.

Menurut mantan Dekan FMIPA Untad ini, penurunan permukaan tanah pascagempa berkekuatan 7,4 skala richter di Palu dan sekitarnya, terjadi di beberapa lokasi. Di antaranya, Lere, Silae, Pantai Mamboro, Lompio di wilayah Pantai Barat, serta di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. “Downlift ini bukan hanya terjadi di wilayah pantai melainkan juga terjadi di wilayah yang jauh dari pantai,” ujarnya.

Untuk mengukur luas area downlift, menurut dosen Fisika Untad ini, bisa dilihat dari luasan wilayah yang digenangi air ketika laut pasang.

(Fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam