PALU EKSPRES, JAKARTA – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno diklaim tidak akan tampil offensif pada debat ketiga melawan Ma’ruf Amin pada 17 Maret 2019 mendatang. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menjamin tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi topik debat nanti.
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahean saat ditanya kesiapan Sandi jelang seminggu menghadapi debat mendatang.
“Kita akan tampil offensif atau tidak, tentu kita akan tampil apa adanya saja. Saya tidak ingin menyebutnya tampil offensif seolah-olah kita mendesignnya untuk menyerang. Kita akan tampil apa adanya saja,” kata Ferdinand kepada JawaPos.com, Senin (11/3/2019).
Lebih lanjut, Ferdinand memastikan Sandi tetap akan mengajukan pertanyaan dan pernyataan yang kritis mengenai masalah Indonesia. “Kalau pun itu dianggap offensif silahkan masyarakat yang menilai,” ujarnya.
Di sisi lain, dia menuturkan, Sandi diklaim tidak akan ada persiapan khusus untuk debat ketiga mendatang. Kata dia, tema debat telah sangat dikuasai oleh Bos perusahaan Saratoga tersebut.
“Tetapi bagi kami, kami mempersiapkan bang Sandi untuk tampil prima baik secara fisik maupun pikiran agar beliau bener-benar bisa menunjukkan bahwa memang saat ini hanya Prabowo-Sandi yang layak untuk memimpin negeri ini lima tahun ke depan,” pungkasnya.
Diketahui, dalam debat ketiga nanti, KPU hanya anya menghadirkan masing-masing cawapres yang berasal dari dua kubu. Tema yang bakal diangkat debat tersebut adalah pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, dan budaya.
Nantinya, debat akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta pada 17 maret 2018. Acara itu akan disiarkan langsung di Trans TV, Trans 7, dan CNN TV Indonesia.
(igm/jpc)






