Sabtu, 19 September 2026

Penting, Guru Harus Transfer Akhlak dan Moral

Syam Zaini (foto: IMAM/PE)

PALU, PE — Para guru sangat dituntut untuk tidak hanya mentransfer ilmu yang dimiliki. Tetapi lebih penting mentransfer akhlak dan moral kepada anak-anak didiknya. Kompleksitasnya keadaan yang dihadapi saat ini, sangat dibutuhkan peran dari keluarga, masyarakat serta pemerintah, untuk bersama-sama dengan pihak sekolah dalam membina para generasi bangsa.

“Paling penting adalah, peran dan pengetahuan agama yang harus betul-betul dimaksimalkan,” demikian Sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulteng, Syam Zaini, kepada Palu Ekspres, Rabu 23 November 2016.

Ke depan, kata dia, tantangan yang bakal dihadapi oleh para guru menjadi semakin kompleks, karena saat ini perkembangan zaman telah berada pada era digitalisasi, globalisasi dan era percepatan informasi yang semakin kuat. Oleh karena itu, para guru dituntut harus betul-betul mempersiapkan diri menghadapi perkembangan dan kemajuan zaman.

“Saya mengimbau kepada guru, untuk selalu meng-update kemampuan yang kita miliki. Melihat kemajuan saat ini, tugas guru ke depan sangat luar biasa beratnya. terutama masalah teladan dan contoh. Para guru jangan sampai gaptek (gagap teknologi-red), mau tidak mau harus ikuti perkembangan zaman,” jelasnya lagi.

Selain itu, Peraturan tentang pemisahan kewenangan terhadap guru di tingkat provinsi dan Kota kabupaten diharapkan dapat dijalankan dengan lebih sinkron antar pemerintah. Terutama dalam hal pembinaan guru. Sehingga dapat memaksimalkan profesionalitas guru. Sebab kini, pemerintah provinsi memiliki kewenangan terhadap guru di tingkat SMA/SMK.Sedangkan Pemerintah Kabupaten/Kota berkewenangan terhadap guru di tingkat PAUD-TK-SD-SMP.

“Kita berharap pemisahan kewenangan ini, harusnya (membuat)pemerintah dapat lebih profesional, terarah dan fokus, sehingga guru-guru khususnya di Sulteng dapat lebih maksimal lagi baik potensinya maupun profesionalismenya.” ujarnya.

Melalui Hari Guru Nasional dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-71, pada 25 November hari ini, Syam Zaini berharap, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, memiliki upaya yang betul-betul dapat memaksimalkan profesi guru.

“Tentunya kado terindah bagi guru adalah bentuk  kepedulian pemerintah pusat hingga daerah melakukan upaya dan kebaikan untuk guru. Contoh paling kecilnya, tentu saja tunjangan profesi guru yang harusnya dibayar tepat waktu tidak boleh lagi ditunda-tunda dengan berbagai alasan,” lanjut Syam Zaini.

Syam Zaini berharap ada tindak lanjut dari Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan oleh pemerintah. UKG, menurut Kepala SMA Negeri 4 Palu ini belum jelas bagaimana kelanjutannya. Sehingga, hasil dari UKG terkesan hanya dilihat sebagai bentuk penghakiman terhadap kualitas guru.

“UKG kita dukung untuk memetakan bukan untuk menghakimi guru. Makanya, harapan kami di HUT tahun ini, pemerintah betul-betul fokus kepada guru, bukan untuk menghukum dan memberikan sebuah stigma bahwa kualitas guru rendah,” tandasnya.

Setelah dilakukan pemetaan kata dia, akan ketahuan mana yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Setelah dilihat ada guru yang sudah bagus, ada yang masih butuh pembinaan, bahkan ada yang betul-betul masih blank, nah tindakan selanjutnya apa,” ujar Syam Zaini panjang lebar. (mg01)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam