Jumat, 15 Mei 2026
Palu  

Warga Terdampak Bencana Resah, Pencairan Dana Stimulan Tak Kunjung Terwujud

Forum Roa Peduli

PALU EKSPRES, PALU– Warga korban terdampak bencana di Pasigala ( Palu, Sigi dan Donggala) merasa resah karena belum ada kepastian soal pencairan dana stimulan dan dana duka bagi korban. Padahal masa pemulihan bencana sudah memasuki bulan ke enam.
“Kehadiran kita di sini untuk menjembatani keluhan korban bencana Pasigala. Berapa hari lalu, kita sudah bertemu dengan Bapak Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan pihak DPRD Provinsi Sulteng, kata Ketua Forum Ketua Forum Roa Peduli Pasigala Sulteng, Amir DM, mengawali rapat Forum tersebut, Selasa 19 Maret 2019, di Jalan Merpati Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Forum Roa Peduli Pasigala Sulteng, Moce, dan beberapa perwakilan warga terdampak bencana. Diantaranya, Irfan dan Affan selaku perwakilan warga korban bencana Kabupaten Donggala, Amrin selaku perwakilan warga korban bencana Tawaili, Kecamatan Palu Utara.

Menurut Amir, rapat tersebut merupakan kali ketiga dengan agenda membahas soal kepastian pencairan dana stimulan dan dana duka bagi korban bencana Pasigala. Warga terdampak bencana saat ini katanya, hanya meminta kepastian dari pemerintah, apakah dana stimulan dan dana duka bagi korban betul akan dikucurkan. Hal itu merujuk pernyataan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan pemerintah pusat bahwa dalam waktu dekat akan dicairkan.
“Ini tolong diperjelas dan dipastikan waktunya agar warga korban bencana tidak terkatung-katung. Dan disini, dalam rapat ini kita mau minta kepastian terhadap pemerintah kapan mau dicairkan dana stimulan dan dana duka tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa dana stimulant tersebut akan dicairkan pada awal bulan Februari 2019. “Dibilang mau cair, sampai saat ini juga belum ada,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, pernyataan serupa dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo bahwa dana bantuan untuk korban bencana yang rumahnya mengalami rusak berat akan dibantu Rp 50 juta dan rumah rusak ringan Rp 25 juta.
“Nyatanya, sampai saat ini juga semua pernyataan pemerintah itu belum terealisasi,” katanya.

Menurut laporan lanjutnya, sebanyak Rp 2,6 triliun dana bantuan disiapkan, namun sampai saat ini belum disalurkan kepada korban yang masih bertahan di pengungsian. Kondisi tersebut seolah-olah pemerintah belum ada kepedulian terhadap korban bencana.
“Ini sudah masuk 6 bulan, warga masih banyak yang tinggal di pengungsian belum mendapatkan hak-hak mereka,” katanya.

Olehnya, mencuat sejumlah gagasan untuk dilakukan pertemuan dengan DPRD Sulteng secepatnya untuk membahas persoalan ini.
“Kita meminta untuk dilakukan pertemuan dengan pihak DPRD Provinsi Sulteng secepatnya untuk membahas persoalan ini,” kata Amrin, perwakilan warga korban bencana Tawaili, Kecamatan Palu Utara.

Sementara Irfan selaku perwakilan warga korban bencana Donggala, menyarankan kepada Forum untuk menemui langsung Gubernur Sulteng.
“ Longki ini adalah harapan kita sekarang. Dia adalah suara kita untuk memberi kepastian atas persoalan ini. Di tempat saya sudah ada Huntara tapi sampai saat ini belum bisa ditempati oleh warga pengungsi. Ini sebenarnya mericuhkan kita saat ini. Sudah tidak lama hajatan pemilu. Kalau sudah terpilih semua, pasti sudah akan dilupa lagi nanti persoalan ini. Sekarang bagaimana nasib kita. Gerakan-gerakan ini perlu kita lakukan,” ujarnya.

Saran itu langsung direspon oleh Moce, Sekretaris Forum Roa Peduli Pasigala Sulteng. Pada intinya katanya, Ia sependapat untuk menemui Gubernur melalui mediasi DPRD Provinsi.
“Dalam pertemuan nanti kita akan tanyakan soal dasar Gubernur Sulawesi Tengah menyatakan dana sudah ada tapi belum disalurkan,” kata Moce.

Rapat Forum tersebut akhirnya disepakati beberpa poin, diantaranya meminta kejelasan pemerintah, baik DPRD, Gubernur maupun Pemerintah Pusat soal pencairan dana stimulant; Mendesak penghapusan utang yang terdapampak bencana dengan limit ditentukan pemerintah; serta meminta pemerintah agar pengungsi terus diperhatikan sampai hak-hak mereka diterima.

(fit/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan