oleh

Untad Target 8.000-an Mahasiswa Baru

Darsikin (DOK.)

PALU,PE- Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah dimulai. Termasuk Universitas Tadulako (Untad).

Tahun ini, PTN terbesar di Sulteng itu menargetkan sekira 8.000-an mahasiswa baru yang bisa direkrut dari tiga jalur  PMB, yakni Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) atau dikenal pula seleksi tanpa tes, kemudian Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) atau seleksi tertulis dan Seleksi Mandiri Masuk PTN (SMMPTN).

Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek Bidak) Untad, Prof Dr Sutarman Yodo SH MH melalui Humas SNMPTN dan SBMPTN Untad, Dr Darsikin mengatakan dirinya mengatakan target tersebut tidak jauh beda dengan target tahun sebelumnya.

‘’Kayaknya target kita tidak jauh beda dengan tahun kemarin (2016,red), mungkin sekitar delapan ribuan-lah kita butuh,” jelas Darsikin.

Rangkaian proses untuk jalur SNMPTN sudah dibuka sejak 14 Januari lalu. Yang dimulai dengan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang berakhir hingga 10 Februari mendatang.

Pendaftaran baru akan dimulai 21 Februari hingga 6 Maret 2017 setelah panitia pusat melakukan verifikasi PDSS sejak 15 Januari hingga 12 Februari. Proses seleksi oleh panitia pusat akan dilakukan pada 16 Maret hingga 15 April 2017.
Setelah itu baru akan diumumkan pengumuman kelulusan pada 26 April 2017.

Sementara untuk SBMPTN, pelaksanaanya akan digelar setelah seluruh rangkaian proses SNMPTN.
Darsikin berharap, pihak sekolah mendukung jalur PMB yang disediakan pemerintah, khususnya untuk SNMPTN. Partisipasi sekolah untuk jalur ini sangat rendah. Karena itulah, terjadi penurunan persentase kuota penerimaan yang drastis dalam dua tahun belakangan.

“”Padahal kami sudah sosialisasi cukup kencang untuk jalur SNMPTN ini. Baik lewat media massa, brosur yang kami bagi ke dinas dan sekolah bahkan sosialisasi langsung di hadapan kepala sekolah,” ujarnya.

Kuota PMB untuk SNMPTN tahun ini diturunkan menjadi 30 persen oleh panitia pusat. Setelah diturunkan menjadi 40 persen pada 2016 silam dari 50 persen. Beberapa tahun silam, jalur SNMPTN mendapat jatah yang cukup besar secara persentase dari tiga jalur yang disediakan panitia pusat. SNMPTN selalu diberi porsi besar hingga 50 persen dibanding dua jalur lain, SBMPTN dan SMMPTN. (mrs)

News Feed