PALU EKSPRES, PALU– Dalam rangkaian kegiatan Rakornas Apeksi, Wali Kota Palu Hidayat juga melakukan pertemuan dengan AHA Center, sebuah organisasi pemerintah dibawah naungan 10 negara ASEAN.
Pertemuan dilaksanakan di Kantor BNPB RI, Jakarta, Jumat 5 Juli 2019
Pertemuan ini dalam rangka menindaklanjuti pemberian bantuan untuk korban bencana di kota Palu.
Wali Kota Palu Hidayat menjelaskan kondisi Kota Palu saat bertemu AHA Center di Kantor BNPB RI, Jumat 5 Juli 2019. Foto: HUMAS PEMKOT PALU
Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Palu Drs. Hidayat, M.Si bertemu langsung dengan Executive Director of The AHA Center, Adelina Kamal dan Assistant Director Operations Preparedness and Response, Janggam Adhityawarna.
Di hadapan para petinggi AHA Center, Wali Kota Palu menyebut situasi dan kondisi pascabencana alam kini berangsur pulih. Namun begitu masih banyak hal yang harus diintervensi. Misalnya penyediaan hunian tetap (Huntap) bagi pengungsi terdampak.
Rencananya, negara-negara anggota ASEAN akan memberikan bantuan untuk penanggulangan bencana di Palu melalui AHA Center. Berdasarkan informasi yang diperoleh, untuk saat ini baru dua negera yang bersedia memberikan bantuan yaitu Filipina dan Brunei Darussalam.
Bantuan sementara yang diterima yaitu pembangunan 100 unit Huntap yang sebelumnya sudah dikoordinasikan oleh AHA Center bersama Wali kota Palu pada akhir bulan lalu.
Pertemuan ini merupakan salah satu bentuk upaya Wali Kota Palu Hidayat untuk sesegara mungkin memenuhi kebutuhan hunian tetap bagi masyarakat korban bencana alam di kota Palu.(**/mdi)








