Wabup Donggala Moh. Yasin. Foto: Jose Rizal/PE
PALU EKSPRES, DONGGALA – Wakil Bupati (Wabup) Donggala Moh. Yasin , S.Sos hadiri Hari Anak Nasional Ke-35 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-26. Peringatan Harganas ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Donggala, Selasa, (16/7/2019) dengan tema kegiatan Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak.
Wabup Yasin dalam sambutanya mengatakan bahwa anak adalah aset negara sehingga diberi tempat khusus yakni peringatan hari anak nasional. Anak ucap Yasin ibarat kertas putih yang kemudian akan berwarna ketika ada yang menggoreskannya yakni lingkungan terdekatnya.
“Lingkungannya yang paling dekat itu adalah Ibu, Ayah dan saudara-saudaranya, diluar dari itu adalah guru-guru dan tetangganya mereka itulah yang akan menggoreskan, jika goresannya berwarna merah maka dia nanti besar akan berwarna merah dan kalau goresannya warna hitam maka sepanjang hidupnya akan menjadi hitam,” ujar Yasin.
Yasin mengingatkan agar orang tua dan guru beserta lingkungan tetangganya dapat memberikan warna yang baik, sehingga anak-anak nantinya akan tumbuh dengan baik dan menjadi kebanggaan keluarga terutama kebanggan bagi bangsa dan negara.
“Saya berharap kepada sekolah agar jangan menilai anak-anak pintar dalam rumus matematika atau kimia saja, karena itu bukan salah satu faktor penilaian yang anak cerdas, tetapi anak-anak yang tidak cerdas dalam rumus matematika dan kimia, secara sosial dia cerdas sehingga ini dalam pendidikan harus diseimbangkan,” harapnya
Wabup berharap semoga anak-anak di kabupaten Donggala menjadi anak yang baik dan senantiasa berbakti kepada orang tua, rajin belajar dan menjaga diri.
Tidak meniru hal yang buruk, tidak mudah menyerah dengan tantangan karena dengan tantangan itu akan menjadi lebih dewasa.
“Sebagai orang tua agar supaya anak-anakku sekalian patuh kepada orang tua , guru dan tentu ramah dengan keluarga menjaga lisan dan prilaku supaya menjadi anak yang baik, karena kalian akan menjadi tongkat estafet bangsa, untuk memajukan khususnya Kabupaten Donggala yang kita cintai,” pesan Yasin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Aritatriana, M.Si selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa anak merupakan aset penting bagi sebuah keluarga, dalam lingkup yang lebih luas yaitu bangsa dan negara.
Untuk itu, lanjut Arita baik keluarga maupun negara diharapkan menjadi pendukung utama, bagi terwujudnya anak yang sehat dan berkualitas agar kemajuan dan kemakmuran bangsa dimasa yang akan datang dapat tercapai.
“Peringatan hari anak merupakan momentum yang tidak boleh diabaikan sebab menjadi sarana untuk menggugah terwujudnya kepedulian serta partisipasi seluruh masyarakat Indonesia terhadap penghormatan, penghargaan dan jaminan terhadap hak-hak anak untuk tidak membeda-bedakan mereka,” tukas Arita. (mg6/palu ekspres)






