PALU EKSPRES, SIGI– Bupati Sigi Mohamad Irwan me-launching penyelenggaraan Sistem Pelayanan Pendakian Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, secara kolaboratif dan terintegrasi, Minggu, 1 September 2019.
Pada saat me-launching kegiatan tersebut, Irwan berharap dengan adanya sistem pelayanan pendakian Gunung Nokilalaki secara kolaborasi dan terintegrasi ini, dapat menambah minat kunjungan dari para wisatawan, baik itu yang berasal dari Sulawesi Tengah maupun dari luar Sulawesi Tengah.
“Dengan demikian kita dapat memperkenalkan jalur pendakian Gunung nokilalaki, yang rencananya kedepan juga akan dikembangkan menjadi objek wisata,” kata Irwan.
Bila hal ini terealisasi kata Irwan, berpotensi untuk memberikan nilai ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar kawasan, dengan berbagai usaha dan jasa yang muncul dengan adanya jalur pendakian Gunung Nokilalaki.
Jalur pendakian Gunung Nokilalaki tambahnya, sudah lama dikenal oleh para pendaki maupun kelompok pencinta alam se-Sulawesi Tengah, sebagai salah satu lokasi pendakian yang cukup menantang dan mempunyai tingkat kesulitan tersendiri dengan medan pendakiannya yang terjal menanjak.
Jalur pendakian ini berjarak sekitar 60 kilometer dan dapat ditempuh sekitar 2 jam dari Kota Palu. Jalur masuk pendakian ini berbatasan dengan Desa Tongoa, Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan berada di wilayah kerja resort Kadidia- Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Tongoa- serta berjarak 8,16 km dari jalan masuk jalur pendakian Gunung Nokilalaki di Desa Tongoa. Puncak gunungnya berada pada ketinggian 2.355 meter dari permukaan laut (MDPL). (mg4/palu ekspres)






