Senin, 18 Mei 2026
Opini  

Sell My Self

Oleh : Muhd Nur Sangadji

DALAM sebuah acara talk show yang digelar komunitas tangan di atas (TDA), saya dibuat tercengang. Acara itu menghadirkan para pekerja UMKM se kota Palu. Didesain untuk topik Palu bangkit. Saya diminta untuk membangun Spirit berusaha dari para pegiat UMKM tersebut, pasca bencana Palu.

Tapi, yang membuat saya tercengang adalah lahirnya pertanyaan dari salah seorang pengusaha muda ketika itu. Dia bertanya, apa usaha atau produk pak Nur Sangadji yang bisa dijual? Ini kata dia, penting, supaya bisa dijadikan contoh. saya sedikit bingung dan panik. Tapi, saya menjawab sekenanya. Sekenanya, karena memang saya tidak mempersiapkan jawabannya. Spontan saya jawab, produk saya adalah diri saya. Dan saya menjualnya. I sell my self. Yaa, menjual diri saya.

Nah, sekarang mereka yang tercengang. Tak menyangka itu jawabannya. Selama ini yang ada di benak kita, menjual diri itu amat negatif. Asosiasinya adalah PSK atau pekerja seks komersial. Padahal menjual diri itu hampir mutlak bagi semua pekerja jasa, bahkan terutama politisi dalam konstestasi. Dan, birokrasi dalam pelayanan publik. Semuanya menyatukan paling kurang tiga hal yang saya sebut ICC (integrity, credibility dan capacity).

Benar, Integritas, kredibilitas dan kapasitas. Ketiga hal ini menjadi ukuran kualitas individu seseorang. Biasanya rusak, ketika masuk unsur yang ke empat yaitu isi tas. Hal yang terakhir ini identikit dengan materi dan pragmatisme. Money politic sebagai contoh kongkritnya. Menjual diri itu membikin diri kita laku di beli orang. Laku itu harus identik dengan disenangi, diakui, dihormati, dipercaya bahkan dirindukan. Semuanya bermakna positif. Laku juga bisa bermakna negatif. Yaitu, ketika kesenangan yang dibeli atau berbayar. Kita memaksa orang menyenangi kita dengan membayar mereka.

Banyak produk ditolak orang bukan karena produknya semata. Tapi, karena individu pemilik atau penjaja produk tersebut tidak disenangi perangainya oleh banyak orang. Mereka menjadi penyebar Info negatif yang paling efektif. Informasinya mengalir deras, maka produk kita pun ditinggalkan orang.

Kalau ada wanita penjaja seks, kita sebut PSK. Lantas, Dosen menjual diri disebut apa.? Saya bilang pekerja Dosen Komersial (PDK) atau lebih halus dikit kita sebut pekerja Dosen Sukarela (PDS) . Atau, kalau mau keren dikit kita panggil dengan sebutan volunteer lecturers worker (VLW).

Waktu terlibat dengan Jica (Japan international corporations Agency), kami memperkenalkan istilah pekerja pengembangan masyarkat, community development worker, disingkat CD worker. Supaya spirit ini terpeliara, kami membangun dan menghimpun diri ke dalam wadah bernama COMMIT (community Inisiatif for Transformation), berkedudukan di Makassar-indonesia. Terus aktif berkarya hingga kini.

Karena itu, mungkin kurang pas disebut pekerja Dosen professional. Sebab yang ini terlalu berkonotasi komersial, mengejar profit melulu. Meskipun professional itu “eligible to be payed”, layak memperoleh imbalan. Tapi, volounteer itu, meskipun layak, dia tidak bersedia menerimanya. Menjual diri, tapi bayarannya tidak selalu berupa materi. Entahlah. ***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem