PALU EKSPRES, PALU– Pemuda sebagai tulang punggung pengisi kemerdekaan harus mampu menjadi perekat dalam kebinekaan, terlebih melihat realitas sosial keIndonesian saat ini sangatlah memperihatinkan, di mana jiwa nasionalisme kian hari semakin memudar. Ini disebabkan karena kurangnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Olehnya, melalui momentum peringatan Sumpah Pemuda, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kota Palu menggelar dialog Kebangsaan “Merajut Kemajemukan, Mewujudkan Kohesi Sosial”. Demikian dikatakan Rudi Pieters saat membuka dialog, di cafe E Three One, di bilangan Zebra IV, Rabu (30/10/2019).
Menurutnya, sebagai negara yang majemuk dari berbagai suku, ras, agama dan golongan,seharusnya kita jauh lebih peka terhadap ancaman yang ingin memecahbela persatuan dan kesatuan. Dengan adanya kemajemukan itulah Indonesia harusnya jauh lebih toleran terhadap sesama golongan sebagaimana dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika.
“Dan yang jauh lebih penting adalah nilai nilai nasionalisme dan pluralisme harus benar benar ditanamkan dalam setiap jiwa anak bangsa dari masa ke masa demi mewujudkan Indonesia yang merdeka secara sepenuhnya,” ujar Pieter.
Hadir sebagai narasumber pada dialog tersebut diantaranya Kaharu, Ketua GP Ansor Kota Palu, Yoga dari Peradha Sulteng, Angel Kristin dari Youth Kota Palu dan Kepala Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah Kaleb Tokii. Dialog berjalan dalam suasana santai, peserta terlihat serius sambil menikmati jamuan gratis yang disediakan panitia.
Diakhir acara, seluruh peserta diajak untuk membuat vidio pendek, dimana Yoga diminta untuk melantungkan lagu “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa” dan disambut seluruh peserta dengan pekikan “Indonesia”.
Kepada media, Pieters menuturkan bahwa dialog ini merupakan implementasi perdana dari work plan yang baru saja disusun melalui rapat kerja cabang (Rakercab).
Untuk diketahui, dua pekan lalu DPC GAMKI Kota Palu menggelar Rakercab di salah satu lokasi wisata Sidondo, dimana dalam Rakercab tersebut membahas work plan, financial dan time schedule program. Dalam rakercab tersebut juga dilantik tiga pengurus anak cabang yakni PAC Palu Selatan, Palu Timur dan Mantikulore. (*/fit/palu ekspres)








