Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Wabup Parimo Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan di Wilayah Utara

PALU EKSPRES, PARIGI – Salah satu syarat untuk mempertahankan penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) adalah dengan cara pengerjaan proyek pembangunan fisik yang dikelola Pemerintah Kabupaten harus rampung tepat waktu. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai saat melakukan kunjungan kerja dengan agenda peninjauan sejumlah pembangunan sekolah dan proyek pembangunan fisik lainnya di wilayah utara Parigi Moutong, Sabtu 23 November 2019.

Kali ini giliran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong yang menjadi sasaran Wakil Bupati Badrun Nggai melakukan peninjauan progres seluruh pekerjaan fisik tahun 2019. Sebab, waktu pengerjaan tinggal menghitung hari.

“Saya putuskan turun langsung meninjau pekerjaan ini, selain itu juga dikarenakan banyaknya WhatsApp (WA) yang masuk kepada saya mengenai pekerjaan sekolah yang pekerjaanya masih di bawah 30 persen,” ungkapnya.

Dalam peninjauan ini Badrun Nggai didampingi langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Adrudin Nur, S.Pd. MM. Menurut informasi dari masyarakat lanjut dia, bahwa pengerjaan sekolah progresnya masih di bawah tiga puluh persen.

Adapun yang direhabilitasi yaitu, rehabilitasi ruang kelas SD Negeri 4 Palasa Kecamatan Palasa, dana pengerjaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang SD tahun 2019 senilai Rp. 340.550.100, dengan volume pengerjaannya tiga ruang, dengan waktu pelaksana kegiatan 120 hari kelender.
“Dan pengerjaannya dilakukan dengan swakelolah, ini laporan yang masuk kepada saya pengerjaannya masih di bawah 30 persen, tapi setelah di tinjau langsung di lapangan pengerjaannya sudah mencapai 90 persen tinggal tersisa plafon, lantai dan pengecetan,” ungkapnya.
“Saya sangat senang kalau melihat semua pekerjaan seperti ini dan yakin pekerjaan ini selesai tepat waktu dan bahkan bisa jadi melampaui target,”tambahnya. Dengan demikian, ia sangat mengharapkan kepada semua Dinas yang memiliki kegiatan fisik bersama kontraktor agar memperhatikan semua pekerjaannya tepat waktu.
“Saya tidak mau lagi mendengarkan terlalu banyak alasan, yang saya inginkan pekerjaan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu, karena ini semua akan berpengaruh pada WTP yang saat ini kita pegang,” tegas Badrun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Prigi Moutong, Adrudin Nur, S.Pd. MM kepada Wartawan mengaku, semua rehabilitasi ruang kelas yang pengerjaannya bersumber dari DAK tahun 2019 yang saat ini tengah ditinjau langsung wakil bupati itu, sebahagian besar progresnya sangat memuaskan.

Sebab, menurutnya telah sesuai dengan tahapan dan waktu pekerjaan yang diberikan. Bahkan, ada sekolah yang pekerjaannya melampaui target seperti, rehabilitasi ruang kelas SD Desa Bobalo Kecamatan Palasa yang sudah sampai tahap pengecetan.

“Ini hasil peninjauan kami di lapangan bersama Bapak wakil bupati Badrun Nggai,” kata Adrudin.

Meski demikian, lanjut dia, masih ada terlihat salah satu sekolah yang pekerjaanya di bawah 30 persen yaitu SD GKST Desa Bambasiang Kecamatan Palasa. Keterlambatan ini menurut Adrudin tidak menjadi suatu kendala yang begitu berarti dan pihaknya pun yakin bahwa pekerjaan tersebut akan selesai tepat waktu. “Saya yakin pekerjaan ini akan selesai tepat waktu. Dan ini akan saya pantau terus pekerjaannya,”sebut Adrudin. (asw/palu ekspres)