PALU EKSPRES,SIGI- AXA Mandiri Syariah juga turut berpartisipasi terhadap pemulihan dampak bencana di Sulawesi Tengah. Kontribusinya berupa pembangunan empat unit rumah hunian yang akan diperuntukan bagi para dai dan daiah.
Empat unit rumah hunian dengan luas 42meter persegi tersebut dibangun di Desa Tinggede Kabupaten Sigi. Tepatnya dalam komplek islamic center. Di tempat ini, rumah hunian Dao rencananya dibangun sebanyak 40 unit. Sejauh ini 20 unit diantaranya telah berdiri. Empat diantaranya bantuan AXA Mandiri Syariah Finance.
Chief of AXA Mandiri Syariah, Srikandi Utami menjelaskan, hunian itu merupakan salah satu kegiatan penyaluran sebagian dana surplus underwriting. Yang terkumpul dari pemasaran asuransi syariah. Penyaluran bantuan dilakukan Islamic Center Dakwah Find (IDF) yang berada dibawah naungan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Total dana surplus under writing setiap tahun rata -rata terkumpul sebesar Rp876juta. Tahun ini Rp500juta diarahkan ke IDF MUI untuk membantu pembangunan penyediaan hunian bagi para da’i yang menjadi program IDF MUI.
Selain itu juga dialokasikan untuk membangun sarana air bersih di daerah-daerah terpencil.
“Jadi setiap tahun AXA membagikan dana yang dikumpulkan dari nasabah tersebut,”jelas Srikandi usai peresmian hunian.
Setiap rumah memiliki dua kamar tidur, ruang tamu serta satu kamar mandi dan dapur. Rumah tersebut kata Srikandi diharap dapat membantu memulihkan kualitas hidup para da’i dan daiah yang terdampak bencana di wilayah Sulteng.
“Ini salah satu bentuk nyata kontribusi AXA Mandiri Syariah dalam mengembangkan masyarakat yang sejalan tujuan perusahaan. Yakni memberdayakan masyarakat agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik,”jelasnya.
Persemian hunian sendiri merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan penyalauran sebagian dana surplus under writing. Tahun 2018 juga terkumpul Rp876juta. Dana itu diserahkan secara simbolik pada BAZNAS pada September 2018. Melalui Baznas dana kemudian disalurkan ketiga lembaga pengelola zakat,infaq dan sedekah.
Antara lain Mandiri Amal Syariah untuk pengadaan air bersih. Dompet dhuafa untuk pembangunan kompleks pendidikan wirausaha khusus kaum dhuafa. Serta IDF MUI untuk hunian para da’i dan daiah di Kabupaten Sigi.
Pembangunan hunian bagi dai tersebut bukan kontribusi pertama dari AXA Mandiri. Pascabencana di Sulteng, AXA juga melakukan kegiatan corporate social Responcibikity (CSR).
Dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, pendampingan trauma healing.
“Peran aktif ini kami harap dapat membantu proses pemulihan dampak bencana. Ini wujud kontribusi AXA mandiri dengan nasabah dari berbagai pihak dalam membangun negeri,”tandasnya.
Direktur IDF MUI, Misbahul Ulum yang hadir dalam peresmian menyebut, bantuan itu sangat berarti bagi progam IDF MUI. Hunian nantinya akan diberikan pada da’i dan daiah yang terdampak bencana.
Seajuh ini kata dia telah terbangun sebanyak 20 unit rumah di komplek islamic center Sigi. Rencananya ditahap dua nanti akan dibangun lagi sebanyak 20 unit. Selain hunian, kompleks islamic center nantinya juga akan dibangun fasiitas umum lainnya.
“Kami Berharap ini bukan bantuan yang terakhir. Karena Project ini benar-benar nyata dan bisa dipertanggungjawabkan,”jelasnya.
Dia menambahkan, hunian akan ditempati para da’i dan daiah yang nantinya diseleksi oleh MUI Sulteng. Namun dia menegaskan hunian itu tidak boleh dimiliki secara pribadi -pribadi.
“Bersifat sementara tapi waktunya tidak kami batasi. Standarnya mungkin begitu para dai dan daiah nantinya sudah cukup mapan untuk membangun rumah sendiri,”demikian Misbahul. (mdi/palu ekspres)






