Sabtu, 16 Mei 2026
Opini  

Sulteng Dapat Kembangkan Inshore dan Offshore Aquaculture untuk Pasokan IKN Baru

IMG_20191222_180400

Oleh Hasanuddin Atjo (Ketua Ispikani Sulawesi Tengah)

ADA dua sektor yang menjadi target sejumlah negara di dunia yaitu menguasai sektor pangan dan energi.

Indonesia memiliki keunggulan komparatif maupun kompetitif untuk tujuan itu dikarenakan sebagai negara kepulauan dengan jumlah pulau terbesar di dunia, panjang garis pantai nomor 2 di dunia, beriklim tropis serta memiliki potensi sumberdaya manusia sekitar 260 juta jiwa.

Negeri ini memiliki potensi disektor energi baik fosil maupun energi terbarukan seperti angin, matahari, panas bumi, gelombang dan pasang surut sampai minyak sawit sebagai komplemeter energi fosil. Selain itu negeri ini juga sangat potensial sebagai penyedia dan pemasok pangan, baik yang berasal dari daratan maupun dari perairan (tawar dan laut).

Karenanya sangat beralasan bila Pricewaterhouse Coopers, sebuah lembaga auditor swasta terbesar dunia yang memprediksi Indonesia di tahun 2045 akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi peringkat 5 dunia setelah China, Amerika Serikat, India dan Brasil. Pendapatan perkapita masyarakat Indonesia saat itu sekitar 23 ribu dolar AS, meningkat 19 ribu dolar dari 4 ribu dolar AS di tahun 2018.

Sulawesi Tengah satu-satunya Provinsi di Indonesia yang memiliki 4 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) RI dari 11 WPP yang dimiliki. WPP 713 di Selat Makasar terdiri dari sebahagian Tolitoli, Donggala dan kota Palu; WPP 714 di teluk Tolo terdiri dari Morowali Utara, Morowali, Luwuk bagian timur, Banggai laut dan Banggai Kepulauan; WPP 715 di teluk Tomini terdiri Banggai bagian barat, Tojounauna, Poso dan Parigi Moutong; serta WPP 716, laut Sulawesi terdiri dari kabupaten Buol dan sebagian Tolitoli.

Inshore Aquaculture adalah budidaya ikan termasuk rumput laut di perairan pantai yang telah dimanfaatkan untuk penyediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas dan perlu didorong dengan pendekatan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Sejumlah komoditas yang telah dikembangkan antara lain udang, ikan damersal (kerapu dan sejenisnya), bandeng, rumput bahkan lobster yang saat ini lagi viral karena harganya yang “selangit”

Offshore Aquaculture adalah budidaya ikan di Perairan laut dalam. Budidaya ini beberapa tahun ke depan menjadi pilihan untuk penyediaan pangan. Dengan menggunakan karamba raksasa yang dapat ditenggelamkan dan diapungkan sehingga bisa aman di saat musim badai atau gelombang. Produksi dalam satu unit karamba yang seluas lapangan sepak bola dan kedalaman antara 70-100 meter sekitar 1000 ton dengan jenis ikan kakap atau tuna.

Saat ini di Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong telah dikembangkan budidaya udang dengan teknologi maju melalui model kemitraan dengan masyarakat. Di satu sisi kegiatan ini membuka lapangan kerja dan devisa, namun perlu diantisipasi dan diatur agar bisnis dapat berkelanjutan.

Pindahnya Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur, memiliki arti tersendiri bagi Provinsi Sulawesi Tengah. Dikarenakan ada tiga Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Provinsi yang terketak di tengah-tengah pulau Sulawesi.

Pertama sebagai jembatan penghubung antara IKN baru dengan kawasan timur seperti Maluku Utara, Maluku dan Papua melalui integrasi Tol laut dan Tol darat. Dari IKN baru kendaraan diangkut kapal Fery menuju pelabuhan Tambu di Selat Makasar kabupaten Donggala, kemudian kendaraan itu bergerak ke Kasimbar teluk Tomini Parigi Moutong melalui tol darat Tambu-Kasimbar yang lamanya sekitar 20 menit. Selanjutnya kendaraan diangkut kapal Fery ke kawasan Timur. Dengan pola seperti ini terjadi efisiensi antara 40-50 persen dibanding berlayar secara reguler dari IKN ke kawasan Timur yang mengitari Sulawesi Utara atau Sulawesi Selatan.

Kedua sebagai penyangga IKN bagi kebutuhan pangan, tenaga kerja terampil dan bersertifikat, produk precast (beton pracetak dan pratekan) yang kebutuhannya luar biasa karena material itu tidak tersedia di IKN. Selain itu kemungkinan danau Talaga dan Rano di sekitar Tambu dapat menjadi cadangan air bagi IKN baru, maupun lalu lintas IKN dengan kawasan Timur melalui tol Tambu-Kasimbar.!

Ketiga Sulawesi Tengah dapat menjadi tujuan destinasi wisata, karena jarak dari IKN ke Pelabuhan Tambu hanya sekitar 200 mil laut. Dengan kapal cepat diperkirakan sekitar 3 jam. Diperkirakan populasi penduduk di IKN dan sekitarnya mencapai 8 juta jiwa.

Ulasan di atas menunjukkan betapa besarnya potensi dan peluang negeri ini, khususnya Provinsi Sulawesi Tengah. Namun tidak sedikit juga tantangan yang akan dihadapi antara lain (1) masih tingginya nilai ICOR , Incremental Capital Output Ratio yang merupakan indikator daya tarik investasi; (2) Pendekatan pembangunan yang berbasis transformasi digital dan tataruang; dan (3) Tuntutan budaya Penta Heliks dalam menyusun dan menetapkan sebuah regulasi.

Kesemua ini berpulang kepada siapa yang mengkhodai Sulawesi Tengah periode 2020-2024 yang saat ini peserta lagi ambil ancang-ancang untuk ikut “bertarung” meskipun semuanya masih dalam tataran wacana dan perbincangan.

Keterpilihan pasangan sesuai harapan bergantung dan berpulang kepada tiga pilar yaitu sang pemilik hak suara, sang pemilik hak usung dan kembaga penyelenggara pilkada. Bila kecenderungan ketiganya mengarah kepada kepemimpinan perubahan, maka harapan Sulawesi Tengah menjadi bagian Indonesia Hebat, Indonesia emas 2045 dapat direalisasikan.

Sejumlah pengamat berpendapat bahwa kriteria pemimpin perubahan idealnya memiliki tiga kriteria yaitu adaptif, inovatif dan update terhadap tantangan dan peluang yang ada, dikaitkan dengan industri 4.0 dan Society 5.0. Kriteria ini hanya dimiliki oleh pemimpin yang mampu melihat di balik bukit, pemimpin berpikir multidinensi dan pemimpin penerobos batas. ***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan