Sabtu, 16 Mei 2026
Daerah  

Integrasi Jamkesda, Dinsos Parimo Enggan Terbitkan Rekomendasi

Dinsos Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI– Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong enggan mengeluarkan rekomendasi integrasi Jamkesda bagi warga. Hal ini diungkapkan salah seorang warga yang tidak ingin namanya dikorankan.

Sumber mengatakan, saat itu dirinya ingin mengurus rekomendasi untuk dibawa ke BPJS. Namun, pihak Dinas Sosial mengaku tidak berani memberikan rekomendasi tersebut.
Sementara kata sumber, Ia sudah terdaftar dalam data masyarakat yang mendapat jaminan kesehatan. Bahkan, telah diakui oleh pihak Dinsos bahwa data yang bersangkutan memang ada.

Alasan pihak Dinsos hingga enggan mengeluarkan rekomendsi itu kata sumber, hanya disebabkan belum adanya anggaran APBD yang diberikan untuk BPJS tahun 2020. Sedangkan diketahui, APBD Parigi Moutong tahun anggaran 2020 baru saja disahkan oleh DPRD pada 30 Desember 2019.

Menurut sumber hal itu sangat merugikan masyarakat miskin yang sakit. Apalagi jika mereka telah masuk dalam data.

Adapun isi pengumuman yang di pasang oleh Dinas Sosial tambahnya, adalah sebagai berikut. “Mulai 1 Januari 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentukan, Dinsos belum mengeluarkan rekomendasi integrasi Jamkesda”.

Kemudian pengumuman ini telah diedarkan oleh pihak Dinsos ke seluruh Desa di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Ditambah lagi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan BPJS telah berakhir pada 31 Desember 2019.

Hal itu dibenarkan Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Feri Budiutomo saat dikonfirmasi wartawan di Parigi, Rabu 8 Januari 2020.

Ia mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya dihubungi oleh warga di Parimo guna meminta bantuan untuk mengeluarkan rekomendasi dari Dinsos. Tetapi setelah dilakukan kroscek, ternyata edaran itu sudah dibaca dan diserahkan ke desa-desa.
“Ternyata setelah dicek surat ederan itu sudah disebar di desa-desa bahwa pihak Dinsos tidak akan mengeluarkan rekomendasi dari sistem Universal Health Corvorage (UHC),” ungkapnya.

Ia sempat mempertanyakan apa alasan Dinsos sehingga tidak mengeluarkan rekomendasi tersebut, sementara masyarakat saat ini banyak yang membutuhkan dan tidak terdata untuk mndapatkan jaminan sosial utamanya jaminan kesehatan.
“Saya temui Kadis Dinsos dan bagian yang menangani hal ini jawaban beliau hingga tidak dikeluarkannya rekomendasi ini karena ada prosentase jumlah layanan yang ditarik oleh APBN kurang lebih 30 ribu orang,” terangnya.
“Jadi UHC ini kan harus 95 persen berdasarkan Permensos Nomor : 146 tahun 2013 tentang penetapan kriteria dan pendataan fakir miskin dan orang tidak mampu,” tambahnya.

Sehingga, dengan adanya penarikan sekitar 30 ribu orang peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang dananya bersumber dari APBN maka hal ini berdampak pada jaminan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu.

Kemudian alasan yang ke dua kata Feri adalah naiknya iuran BPJS di tahun 2020 ini, berimbas pada pembayaran yang harus diasumsikan dari APBD senilai Rp 48 Miliar.
“Jadi ini kemarin sudah ditetapkan anggaranya tapi yang dimasukkan hanya sekitar Rp 30 miliar lebih. Nah, asumsi dari Rp 30 miliar hanya mampu membayar yang sudah terjaminkan sampai di bulan Agustus itu keterangan mereka di Dinsos,” kata Feri.

Ia pun meminta agar Dinsos dan OPD yang berkompetensi untuk meminta solusi kepada Wakil Bupati Parimo selaku pimpinan di daerah ini.
“Dan ini kita minta secepatnya untuk bagaimana cara mencari jalan ke luar agar persoalan ini tidak sampai berlarut-larut. Nah, kalau hari ini tidak sesegera mungkin dilakukan solusinya maka banyak masyarakat kita yang prasejahtera tidak dilayani kesehatanya. Dilayani kesehatan mereka tapi dengan bayar tunai, kasihan masyarakat kita yang kurang mampu,” sebut Feri. (asw/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan