PALU EKSPRES, PALU – Peletakan batu pertama pembangunan gedung New Mall Tatura (NTM) bergeser dari jadwal yang direncanakan. Sedianya dilaksanakan pada tanggal 02 Februari 2020 menjadi 20 Februari 2020.
Direktur Operasional PT Citra Nuansa Elok (CNE) M Rizal menyebut, pergeseran jadwal peletakan batu terjadi karena beberapa hal. Pertama terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
Penyusunan dokumen lingkungan ini kata dia saat ini sedang dalam tahap penyelesaian oleh dinas terkait. Dia memastikan “”dekat PT CNE akan segera mengantongi dokumen tersebut. “Sudah hampir selesai,” kata Rizal.
Demikian halnya dengan dokumen Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin). Pihaknya susah mengajukan permohonan dokumen ini kepada Kementrian Perhubungan. “Mudah-mudahan semua dokumen ini rampung dalam waktu bersamaan,”ujarnya.
Waktu pembangunan NTM sendiri menurutnya ditarget paling cepat 18 bulan dan paling lambat 24 bulan. Rizal pun kembali menegaskan sumber dana pembangunan ini berasal darii klaim asuransi sebesar kurang lebih Rp86,8milyar.
“Pergeseran jadwal peletakan batu pertama juga sekaligus kami ingin mematangkan kerjasama dengan sejumlah investor,”sebutnya.
Sementara itu Direktur Utama PT CNE, M Sandiri La Anto mengaku sangat berterimahkasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya pembangunan kembali gedung Mall Tatura. Begitupun dukungan dan doa masyarakat. Menurutnya langkah maju yang kini tengah dilakukan management tidak terlepas dukungan dan doa masyarakat Kota Palu.
“Apa yang kami lakukan saat ini semua atas dukungan dan doa masyarakat. Insyaallah kami akan mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat,”demikian Sandiri La Anto.
Proses pembongkaran puing Mall Tatura sendiri saat ini sudah mencapai progres 100 persen. Seluruh sisa bangunan lama sudah diratakan hingga struktur pembesian dalam tanah. Pembongkaran puing Mall Tatura mulai dilaksanakan sejak awal Maret 2019. (mdi/palu ekspres)






